Indeks
Berita  

Polisi Rangkul Influencer, Polda Aceh Dorong Ruang Digital Sehat

Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah bersama jajaran Polda Aceh berdialog dengan influencer muda dalam kegiatan “saweu keude kupi” di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026). | Foto Humas Polda Aceh

DONYAPOST, Banda Aceh — Polda Aceh memperkuat pendekatan humanis kepada generasi muda melalui kegiatan “saweu keude kupi” atau sambang warung kopi bersama puluhan influencer muda Aceh di D’Kupi Aceh, kawasan Keudah, Banda Aceh, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung santai ini dipimpin langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, didampingi Wakapolda Ari Wahyu Widodo, jajaran pejabat utama, serta Kapolresta Banda Aceh.

Sekitar 30 influencer dari berbagai platform media sosial hadir dan terlibat dalam diskusi interaktif.

Kapolda menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya membangun sinergi antara kepolisian dan generasi muda, khususnya kreator konten, dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan informatif.

“Melalui forum ini, kami mengajak influencer berkolaborasi menyajikan informasi yang berimbang, menghindari konten melanggar hukum, serta mendukung publikasi kegiatan kepolisian agar tersampaikan secara luas,” ujar Kapolda.

Ia menekankan pentingnya literasi hukum di media sosial, mengingat derasnya arus informasi yang mudah memengaruhi opini publik. Karena itu, influencer dinilai memiliki peran strategis dalam menyaring dan menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif.

Diskusi berlangsung dinamis. Para influencer menyampaikan apresiasi atas pendekatan terbuka Polda Aceh yang dinilai mampu membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus mengurangi stigma negatif terhadap institusi kepolisian.

Salah satu peserta bahkan mengajak anak muda untuk tidak ragu berinteraksi dengan Polri, serta aktif menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan melalui media sosial.

Kegiatan “saweu keude kupi” ini diharapkan menjadi ruang komunikasi berkelanjutan antara Polda Aceh dan generasi muda. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di tengah tantangan era digital.

Melalui pendekatan yang lebih inklusif dan komunikatif, Polda Aceh menegaskan komitmennya merangkul generasi muda sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus membangun ekosistem informasi yang sehat.

Exit mobile version