Jantho Siap Jadi Pusat Olahraga Aceh, Ini Kata Syech Muharram

DONYAPOST, Aceh Besar — Kota Jantho, Aceh Besar, membuka diri untuk menjadi tuan rumah berbagai event olahraga tingkat provinsi hingga nasional.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram, saat membuka Pra PORA Cabang Olahraga Bola Voli di Jantho Sport City (JSC), Senin (7/9/2026).

Syech Muharram menyebut pemilihan Kota Jantho sebagai lokasi Pra PORA Voli menjadi momentum untuk memperkuat posisi Aceh Besar sebagai salah satu daerah yang siap mendukung pengembangan olahraga Aceh.

“Kita menyambut baik dan dengan tangan terbuka pelaksanaan Pra PORA Voli di Jantho Sport City ini. Ke depan, kami juga siap dan terbuka untuk kembali menjadi tuan rumah event-event olahraga baik tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Syech Muharram saat membuka resmi pertandingan di GOR JSC.

Menurutnya, kesiapan tersebut ditopang fasilitas olahraga yang dimiliki Jantho Sport City, baik lapangan indoor maupun outdoor yang representatif.

“Kami berharap KONI Aceh dapat lebih sering menggelar event di Kota Jantho, Aceh Besar,” katanya.

Tak hanya menjadi tuan rumah, Aceh Besar juga menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Kabupaten Aceh Jaya dalam menyukseskan PORA XV 2026. Syech Muharram berharap multi-event olahraga empat tahunan tersebut menjadi pesta olahraga yang membanggakan seluruh masyarakat Aceh.

Ia juga berharap Pra PORA Voli menjadi ajang lahirnya atlet-atlet terbaik yang kelak mampu memperkuat Aceh di tingkat nasional, termasuk PON.

“Semoga dari ajang ini muncul bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional, termasuk pada ajang PON,” harapnya.

Syech Muharram meminta seluruh peserta menjaga sportivitas dan persaudaraan selama pertandingan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan olahraga sebagai aktivitas positif bagi generasi muda.

Di tengah pelaksanaan kompetisi, ia turut mengingatkan para atlet dan seluruh pihak untuk tetap menjaga nilai-nilai agama.

KONI Ambil Alih Demi Masa Depan Voli

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Pra PORA sekaligus Ketua Harian KONI Aceh, Kennedi Husein, mengatakan KONI Aceh mengambil alih penyelenggaraan Pra PORA Voli sebagai langkah penyelamatan cabang olahraga tersebut.

Menurut Kennedi, pelaksanaan Pra PORA sebelumnya sempat tertunda hingga empat kali akibat dinamika internal di tubuh induk organisasi.

“Pelaksanaan Pra PORA sempat tertunda empat kali karena dinamika internal di induk organisasi. Demi keberlangsungan cabor dan masa depan atlet, KONI Aceh mengambil alih. Setelah ini, penyelenggaraan akan kami kembalikan kepada Pengprov PBVSI Aceh,” jelasnya.

Pra PORA tersebut ditujukan untuk menjaring tim terbaik yang akan tampil pada PORA XV Aceh Jaya. Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari proses penjaringan pemain potensial untuk menghadapi Porwil dan Pra PON.

Wakil Ketua Panitia Pengarah, H. Musa Bintang, melaporkan Pra PORA Voli diikuti 18 tim kabupaten/kota se-Aceh untuk nomor indoor dan voli pasir.

Total terdapat 455 atlet putra dan putri yang ambil bagian. Pertandingan dipimpin 28 wasit berlisensi nasional dari berbagai daerah di Aceh.

Dengan fasilitas JSC dan kesiapan menjadi tuan rumah, Pra PORA kali ini sekaligus menjadi panggung bagi Kota Jantho untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pusat penyelenggaraan olahraga di Aceh. []