Indeks
Sport  

Harry Kane: “Ini Salah Satu Laga Favorit Saya Bersama Timnas”

| Foto via fifa.com

DONYAPOST, Aceh – Harry Kane kembali membuktikan statusnya sebagai pemimpin sekaligus mesin gol Inggris.

Ketika The Three Lions berada di ambang tersingkir dari Piala Dunia 2026, striker Bayern Muenchen itu tampil sebagai penyelamat lewat dua gol yang membalikkan keadaan dan mengantar Inggris menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar.

Kemenangan dramatis tersebut membawa Inggris melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca, Mexico City, pada 6 Juli mendatang.

Inggris sempat tertinggal sejak menit ketujuh melalui gol Brian Cipenga. Namun, pergantian cerdas pelatih Thomas Tuchel dengan memasukkan Anthony Gordon mengubah arah pertandingan.

Winger Newcastle United itu mencatat dua assist yang seluruhnya diselesaikan sempurna oleh Kane pada menit ke-75 dan 86.

Gol kedua Kane bahkan menuai decak kagum. Sang kapten melepaskan sepakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Kongo, sekaligus memastikan kemenangan Inggris.

“As soon as he hit it, I knew it was going in. Saya bahkan sudah merayakannya lebih dulu,” ujar Gordon mengenai gol kedua Kane.

Bagi Kane, kemenangan ini memiliki makna yang sangat spesial.

“Ini pertandingan yang gila. Bisa bangkit seperti ini membuat saya bangga kepada tim. Secara pribadi, ini salah satu pertandingan favorit saya bersama tim nasional Inggris. Mencetak dua gol dan membantu tim lolos adalah perasaan yang luar biasa,” kata Kane.

Penyerang berusia 32 tahun itu menegaskan dirinya selalu berusaha menjadi teladan bagi rekan-rekannya.

“Saya selalu berusaha menjadi versi terbaik dari diri saya. Memimpin dengan memberi contoh adalah prinsip yang selalu saya pegang,” ujarnya.

Pelatih Inggris Thomas Tuchel pun memberikan pujian tinggi kepada kaptennya.

“Harry adalah kapten sekaligus pemimpin kami. Dia memenangkan pertandingan dengan penyelesaian akhir yang luar biasa. Gol keduanya benar-benar brilian,” kata pelatih asal Jerman tersebut.

Tuchel bahkan menyamakan Kane dengan para predator terbaik di Piala Dunia 2026 seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Erling Haaland.

“Mereka semua seperti hiu. Ketika mencium aroma darah, mereka akan datang dan mencetak gol,” ucap Tuchel.

Gelandang Declan Rice juga tak kalah terkesan dengan konsistensi Kane.

“Dia luar biasa. Saya rasa musim ini dia sudah mencetak sekitar 72 gol di semua kompetisi. Angka itu tidak normal. Dia pemimpin sejati, selalu bekerja keras setiap hari. Kami sangat beruntung memiliki pemain yang bisa memenangkan pertandingan seperti itu,” ujar Rice.

Dua gol ke gawang Kongo juga semakin mempertegas posisi Kane sebagai pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 13 gol, sekaligus membawanya naik ke peringkat ketujuh daftar top skor sepanjang masa Piala Dunia, melewati legenda Brasil Pele (12 gol) dan legenda Inggris Gary Lineker (10 gol).

Meski menjadi pahlawan kemenangan, Kane mengingatkan rekan-rekannya agar tidak larut dalam euforia karena tantangan yang lebih berat sudah menanti.

“Dalam turnamen seperti ini, kita harus menikmati setiap kemenangan. Sekarang saatnya pulih dan bersiap menghadapi pertandingan yang lebih sulit. Meksiko di Meksiko? Itu akan menjadi laga yang luar biasa,” tutup Kane. []

Sumber: Fifa

Exit mobile version