Indeks
Berita  

Dinsos Aceh Lepas Fathir Hidayadi ke MDI Nasional

| © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

DONYAPOST, Banda Aceh – Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal secara resmi melepas keberangkatan Fathir Hidayadi, finalis Musabaqah Dakwah Islamiyah (MDI) Tingkat Nasional 2026 cabang Murattal Al-Qur’an, di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Rabu (17/6/2026).

Fathir akan mewakili Aceh pada ajang MDI Nasional 2026 yang berlangsung di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Ia menjadi salah satu peserta yang akan bersaing pada cabang Murattal Al-Qur’an tingkat nasional.

Pelepasan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Sosial Aceh Michael Octaviano, Kepala UPTD Panti Sosial Disabilitas Meuligoe Meukarya (PSDBM) Farid Wajdi, serta Kepala Seksi Pembinaan Debby Anggrainy.

Budi Afrizal mengatakan keikutsertaan Fathir pada ajang nasional menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi apabila memperoleh pembinaan dan dukungan yang memadai.

“Fathir telah menunjukkan semangat dan ketekunan yang luar biasa hingga mampu menjadi finalis tingkat nasional. Kami berharap ia dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Aceh,” kata Budi.

Fathir merupakan anak binaan Dinas Sosial Aceh melalui UPTD Panti Sosial Disabilitas Meuligoe Meukarya. Selama menjalani pembinaan, ia mendapatkan pendampingan dan pengembangan kapasitas yang mengantarkannya hingga lolos sebagai wakil Aceh di MDI Nasional.

Sekretaris Dinas Sosial Aceh Michael Octaviano menilai pencapaian Fathir menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk meraih prestasi.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa setiap individu memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan mencapai cita-cita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PSDBM Farid Wajdi menyampaikan kebanggaannya atas capaian Fathir yang dinilai telah menunjukkan perkembangan positif selama mengikuti program pembinaan.

MDI Tingkat Nasional 2026 akan mempertemukan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Keikutsertaan Fathir diharapkan tidak hanya membawa prestasi bagi Aceh, tetapi juga menjadi motivasi bagi penyandang disabilitas dan anak-anak binaan sosial lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Exit mobile version