Indeks

Tak Lolos UM-PTKIN? UIN Ar-Raniry Masih Buka Dua Jalur Masuk

DONYAPOST, Banda Aceh – Peserta Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 yang berhalangan hadir tidak serta-merta kehilangan kesempatan mengikuti proses seleksi.

Panitia pusat masih membuka ruang tindak lanjut bagi peserta yang absen karena alasan tertentu melalui layanan SAPA UM-PTKIN.

Ketua Admisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Muammar Yulian, mengatakan peserta yang tidak dapat mengikuti ujian akibat musibah, sakit, kecelakaan dalam perjalanan, maupun kendala transportasi dapat melaporkan kondisi tersebut kepada panitia pusat.

“Peserta yang berhalangan hadir dipersilakan melapor melalui SAPA UM-PTKIN. Panitia pusat akan melakukan verifikasi dan memberikan kepastian terkait tindak lanjut yang dapat diberikan,” kata Muammar, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, laporan harus disampaikan paling lambat 1×12 jam setelah jadwal ujian berlangsung. Peserta juga diwajibkan melampirkan dokumen atau bukti yang mendukung alasan ketidakhadiran.

“Jika jadwal ujian berlangsung hari ini pukul 10.00 WIB, maka pelaporan harus dilakukan sebelum pukul 10.00 WIB pada hari berikutnya dengan menyertakan bukti yang relevan,” ujarnya.

Selain itu, Muammar menegaskan peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur UM-PTKIN masih memiliki peluang melanjutkan proses seleksi di UIN Ar-Raniry melalui jalur penerimaan lainnya.

Salah satu opsi yang tersedia adalah Jalur Reguler Portofolio UM-PTKIN. Pada jalur ini, peserta tidak perlu mengikuti tes ulang karena proses seleksi dilakukan berdasarkan nilai yang diperoleh saat mengikuti UM-PTKIN.

“Peserta cukup melampirkan kartu peserta UM-PTKIN. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai ujian yang kemudian dirangking sesuai program studi yang dipilih,” jelasnya.

UIN Ar-Raniry juga membuka Jalur Reguler Tes Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang pendaftarannya dimulai pada 22 Juni 2026 melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru.

Melalui jalur tersebut, calon mahasiswa dapat memilih hingga 47 program studi yang tersedia di UIN Ar-Raniry, lebih banyak dibandingkan jalur UM-PTKIN yang menyediakan pilihan pada 31 program studi.

“Pada jalur tes reguler, peserta dapat memilih seluruh program studi yang ada di UIN Ar-Raniry, baik program studi di bawah Kementerian Agama maupun Kemendiktisaintek,” kata Muammar.

Ia mengajak para calon mahasiswa untuk memanfaatkan seluruh jalur penerimaan yang tersedia dan mempersiapkan diri secara optimal agar peluang diterima di perguruan tinggi semakin besar.

“Hasil UM-PTKIN bukan satu-satunya kesempatan. Masih ada berbagai jalur yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan di UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Exit mobile version