Indeks

PERCASI Peringatkan Panitia Turnamen Tak Abaikan Regulasi

Ketua Percasi Kota Banda Aceh Hj Efiaty

DONYAPOST, Banda Aceh – Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Banda Aceh, Hj. Efiyati, SE, mengingatkan seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas sesuai regulasi organisasi dalam setiap turnamen catur yang digelar di Banda Aceh.

Peringatan itu disampaikan Efiyati, Minggu (7/6/2026), menyusul upaya PERCASI Banda Aceh memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan aturan pada seluruh kompetisi catur, khususnya yang berada di bawah rekomendasi resmi organisasi.

“PERCASI Banda Aceh mengingatkan seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jika tidak dijalankan, tentu akan ada sanksi sesuai ketentuan organisasi,” kata Efiyati dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya ditujukan kepada klub peserta, tetapi juga mencakup seluruh unsur penyelenggara pertandingan, mulai dari wasit, pengawas pertandingan, panitia pelaksana, hingga pihak lain yang terlibat dalam kompetisi.

Efiyati menegaskan, penerapan regulasi secara konsisten menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan turnamen sekaligus memperkuat pembinaan olahraga catur di Banda Aceh.

“Kami ingin regulasi ini benar-benar diterapkan di lapangan, bukan hanya menjadi aturan di atas kertas. Perangkat pertandingan memiliki peran penting untuk memastikan setiap ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh klub yang berada di bawah naungan Pengcab PERCASI Banda Aceh turut mengawasi pelaksanaan aturan tersebut dan aktif menyosialisasikannya kepada para atlet maupun peserta turnamen guna mencegah terjadinya pelanggaran selama kompetisi berlangsung.

“Kami ingin pembinaan berjalan secara berjenjang dan profesional. Karena itu, semua pihak harus mematuhi regulasi yang telah ditetapkan demi kemajuan olahraga catur di Kota Banda Aceh,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Banda Aceh, H. Heri Julius, S.Sos., MM, mengingatkan seluruh klub olahraga di bawah naungan KONI agar menghormati mekanisme organisasi masing-masing cabang olahraga.

Ia menegaskan setiap penyelenggaraan turnamen tingkat kota sebaiknya terlebih dahulu berkoordinasi dan memperoleh izin dari pengurus cabang olahraga terkait, sehingga kegiatan yang dilaksanakan memiliki legalitas dan dukungan organisasi yang jelas.

Menurut Heri, kepatuhan terhadap aturan organisasi merupakan bagian penting dalam menciptakan tata kelola olahraga yang tertib, profesional, dan berkelanjutan di Banda Aceh.

Exit mobile version