Indeks
Sport  

PABSI Syukuri Prestasi Lifter Aceh di Kejurnas, Empat Emas Diraih

Waketum I Bidang Organisasi KONI Aceh, Drs HT Rayuan Sukma | © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

DONYAPOST, Banda Aceh — Ketua Pengprov Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia Aceh, Rayuan Sukma, menyatakan rasa syukur atas capaian lifter Aceh yang tampil konsisten pada Kejurnas Senior Angkat Besi PT Pupuk Indonesia 2026.

“Ini prestasi yang patut disyukuri. Regulasi kelas kali ini berbeda, kompetisi semakin ketat, namun atlet kita mampu tampil maksimal dan tetap memberikan yang terbaik bagi Aceh,” ujar Rayuan.

Pada ajang yang berakhir Minggu (19/4/2026) tersebut, kontingen Aceh berhasil meraih total empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Capaian ini menyamai prestasi saat Pekan Olahraga Nasional XXI 2024, ketika Aceh keluar sebagai juara umum cabang angkat besi.

Pelatih Kepala Aceh, Efendi Eria, mengakui persaingan tahun ini jauh lebih berat akibat penerapan regulasi kelas baru yang menggabungkan beberapa kelas, terutama di kategori atas.

Hal tersebut terlihat pada penampilan lifter andalan seperti Nurul Akmal di kelas 69+ yang meraih emas di nomor snatch dengan angkatan 98 kg, serta perunggu di total angkatan 214 kg. Sementara M Zul Ilmi harus berjuang ketat di kelas 85+ dengan meraih dua perunggu dan satu perak di total angkatan 325 kg.

Persaingan di kelas atas berlangsung sengit, terutama antara Zul Ilmi dengan lifter dari Jawa Tengah dan Jambi yang selama ini menjadi rival utama di tingkat nasional.

Di sisi lain, prestasi gemilang ditorehkan Nadita Aprilia yang sukses memborong tiga medali emas di kelas 61 kg, sekaligus menjadi sorotan utama kontingen Aceh.

“Anak-anak tampil all out. Kejurnas ini menjadi ajang penting untuk mengasah kemampuan sekaligus membaca kekuatan lawan menuju Pra PON 2027,” kata Efendi.

Rayuan Sukma menambahkan, hasil ini menjadi modal penting bagi Aceh dalam menghadapi agenda besar ke depan, termasuk Pra PON 2027 dan PON 2028 di NTB-NTT.

Ia optimistis tradisi prestasi angkat besi Aceh akan terus berlanjut, dengan pembinaan yang semakin terarah serta kompetisi internal melalui ajang PORA.

“Kami yakin Aceh masih mampu bersaing dan mempertahankan konsistensi di level nasional,” pungkasnya.

Exit mobile version