DONYAPOST, Banda Aceh — Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mulai memanaskan langkah penguatan sektor kepemudaan dan olahraga. Hal itu ditandai dengan kunjungan langsung Bupati dan DPRK Aceh Tenggara ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Rabu (15/4/2026), guna membangun kolaborasi strategis lintas daerah.
Kunjungan yang berlangsung di Kantor Dispora Aceh tersebut dipimpin Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry, didampingi Sekretaris Daerah Yusrizal serta sejumlah anggota DPRK, yakni Reza Dian Fahlevi, Mirza Al Mahbubi, Abi Hasan M. Ya’cob, Kamirun Munthe, dan Marawal Hakim.
Rombongan disambut langsung Kepala Dispora Aceh, T. Banta Nuzullah, yang turut didampingi Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Masri Amin, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Mardhani, serta Kepala Subbagian HKU Maszuwar ZM.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, namun sarat dengan pembahasan strategis terkait penguatan sinergi dalam pembangunan sektor kepemudaan dan olahraga.
Kadispora Aceh, T. Banta Nuzullah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai sinyal positif dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih konkret.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai upaya memperkuat sinergi antar daerah, khususnya dalam mendorong kemajuan pemuda dan olahraga di Aceh,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan T. Banta Nuzullah sebagai Kadispora Aceh yang baru pada 10 April 2026. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu membawa perubahan signifikan melalui inovasi dan program strategis.
Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan, terutama dalam pengembangan atlet daerah serta peningkatan kualitas sumber daya pemuda di Aceh Tenggara.
“Kami berharap ada kolaborasi yang lebih intensif ke depan, sehingga potensi atlet dan pemuda daerah dapat berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten, demi melahirkan generasi muda Aceh yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing tinggi. []






