Indeks
Berita  

Pasar Tani Aceh di Bireuen Catat Omzet Rp68,88 Juta

DONAYPOST, Bireuen — Pasar Tani Aceh Road Show 2026 di Kabupaten Bireuen mencatat omzet penjualan Rp68,88 juta. Kegiatan ini membuka akses pemasaran bagi petani dan UMKM sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Digelar Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh bersama Asosiasi Pasar Tani (APTANI) Aceh dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, pasar tani berlangsung di Lapangan Bola Kaki Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu diikuti 37 peserta pedagang dan lembaga. Peserta terdiri atas pelaku UMKM, Perum BULOG, ESDM bersama PT Pertamina, petani buah dan sayuran, serta institusi pendidikan, termasuk SMK-PP Negeri Bireuen dan UNIKI.

Berbagai komoditas dijajakan, mulai dari cabai merah, bawang merah, sayuran, buah-buahan, sembako, telur ayam, pupuk, dan bibit tanaman. Pasar Tani juga menyediakan LPG 3 kilogram bersubsidi bagi masyarakat.

Komoditas hortikultura, terutama cabai dan bawang merah, menjadi produk yang banyak dicari warga. Cabai merah tercatat terjual 20 kilogram dengan harga Rp65.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah terjual 60 kilogram dengan harga Rp20.000 hingga Rp25.000 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional yang mencapai Rp30.000 per kilogram.

Mewakili Kepala Distanbun Kabupaten Bireuen, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nasriati, S.P., mengapresiasi pelaksanaan Pasar Tani dan berharap kegiatan ini membantu menekan inflasi daerah.

“Pasar Tani Roadshow di Kabupaten Bireuen ini diharapkan dapat secara efektif menekan angka inflasi daerah, terutama dari komoditi cabai dan bawang merah yang selama ini menjadi komoditi strategis penyumbang laju inflasi,” ujar Nasriati.

Ia mengatakan, kolaborasi tersebut membantu memotong rantai distribusi. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan segar dengan harga lebih terjangkau langsung dari petani.

Road Show Pasar Tani

Secara terpisah, Plt. Kepala Distanbun Aceh, Azanuddin Kurnia, menyampaikan bahwa Road Show Pasar Tani dilaksanakan secara berkesinambungan di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

“Ini merupakan langkah nyata dan komitmen berkelanjutan dari Pemerintah Aceh dalam menekan laju inflasi daerah, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas dan efisien bagi para petani untuk memasarkan hasil pertaniannya secara langsung tanpa perantara,” kata Azanuddin.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menyediakan produk pertanian segar dan bermutu langsung dari sumbernya.

Kolaborasi Distanbun Aceh, Pemkab Bireuen, Pertamina, BULOG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat mendukung stabilitas harga serta ketersediaan pasokan pangan di daerah. []

Exit mobile version