DONYAPOST, Jakarta — Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026–2031 setelah melalui tahapan Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Aceh.
Penetapan tersebut dilakukan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Jumat (18/9/2026). Keputusan itu menjadi tahapan akhir setelah Musda VI sebelumnya mengusulkan dua nama, yakni Sayuti Abubakar dan drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes., sebagai calon Ketua DPD Demokrat Aceh.
Kader Partai Demokrat Aceh, Hendry Rachmadani, S.H., menyambut penetapan tersebut. Hendry yang juga menjabat Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh periode 2021–2026, meminta seluruh kader menerima keputusan organisasi dan kembali memperkuat soliditas partai.
“Alhamdulillah, DPP Partai Demokrat telah menetapkan Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., sebagai Ketua Demokrat Aceh hasil Musda VI Partai Demokrat Aceh. Penetapan itu langsung diserahkan oleh Sekjend DR. H.E Herman Khaeron di kantor DPP Demokrat. Ini merupakan bagian dari dinamika dan proses organisasi yang harus kita hormati bersama,” kata Hendry.
Menurut Hendry, perbedaan pandangan selama proses Musda merupakan bagian dari dinamika internal organisasi. Namun, setelah keputusan ditetapkan, seluruh kader dinilai perlu kembali merapatkan barisan.
Ia berharap kepemimpinan baru DPD Partai Demokrat Aceh dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, membangun komunikasi dengan seluruh kader, serta meningkatkan kontribusi partai terhadap pembangunan Aceh.
“Sebagai kader, saya berharap seluruh kader Demokrat Aceh tetap solid, menjaga kebersamaan dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi partai dan masyarakat Aceh,” ujarnya.
Hendry juga meminta seluruh kader menerima pergantian kepemimpinan tersebut secara dewasa. Menurutnya, keputusan organisasi harus menjadi momentum untuk memperkuat Partai Demokrat, bukan memperlebar perbedaan setelah proses Musda berakhir.
Musda VI Partai Demokrat Aceh sebelumnya mengusulkan Sayuti Abubakar dan Nurdiansyah Alasta kepada DPP Partai Demokrat. Dalam proses tersebut, Sayuti tercatat memperoleh dukungan dari sejumlah DPC sebelum keputusan akhir ditetapkan oleh DPP.
Kini, setelah ketua baru ditetapkan, Hendry menilai perhatian kader perlu diarahkan pada penguatan organisasi dan kontribusi kepada masyarakat Aceh.
“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama membesarkan dan menjaga marwah partai, tetap solid dan terus bekerja serta berkontribusi untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan Aceh,” pungkasnya. []






