Indeks

Dua Petembak Aceh Tembus Asian Games 2026

Sultanul Aulia Makruf dan Derli Amelia Putri | Foto disempurnakan AI

DONYAPOST, Banda Aceh — Dua atlet menembak binaan Pelatda KONI Aceh, Derli Amelia Putri dan Sultanul Aulia Makruf, dipastikan memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games XX 2026 di Nagoya, Jepang.

Keduanya lolos seleksi nasional dan akan bergabung dengan Timnas Menembak Indonesia pada ajang olahraga terbesar di Asia yang dijadwalkan berlangsung 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Derli akan turun pada nomor women’s 10m pistol, sedangkan Sultanul Aulia Makruf tampil pada nomor men’s 10m pistol.

Kepastian tersebut menjadi kabar penting bagi pembinaan olahraga Aceh. Pasalnya, kedua atlet merupakan bagian dari program Pelatda KONI Aceh yang dipersiapkan untuk menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk PON NTB-NTT 2028.

Ketua Pengprov Perbakin Aceh, Brigjen TNI Hasandi Lubis, S.I.P., M.Mhan, Minggu (30/8/2026), membenarkan keberhasilan dua atlet Aceh tersebut menembus skuad Indonesia untuk Asian Games 2026.

“Kami mohon doa restu dari seluruh rakyat Aceh agar keduanya bisa mengharumkan nama Indonesia, khususnya Aceh di level Asia. Ini adalah kebanggaan kita, ada perwakilan Aceh di kancah Asian Games,” kata Hasandi.

Menurutnya, Derli dan Sultanul bukan nama baru dalam jajaran atlet menembak nasional. Keduanya memiliki rekam prestasi di berbagai kejuaraan nasional dan terus berkembang melalui program pembinaan yang dijalankan.

Bukti Pelatda Mulai Berbuah

Keberhasilan dua petembak Aceh tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua Pelatda KONI Aceh sekaligus Wakil Ketua II KONI Aceh, Bachtiar Hasan, M.Pd.

Menurut Bachtiar, tiket Asian Games merupakan buah dari konsistensi kedua atlet menjalani program latihan.

“Alhamdulillah, komitmen dan konsistensi mereka berlatih telah membuahkan hasil, membela Merah Putih di Asian Games ke-20 di Nagoya 2026. Kita doakan semoga mereka sukses, dan ini menjadi modal kuat Aceh untuk menuju PON NTB/NTT 2028 nanti,” ujar Bachtiar, Minggu (30/8/2026).

Bagi KONI Aceh, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan karena dua atlet mampu menembus level Asia. Lebih dari itu, pengalaman bertanding bersama atlet-atlet terbaik Asia akan menjadi modal penting bagi perjalanan karier keduanya.

Pengalaman di Asian Games diharapkan mampu meningkatkan mental bertanding, kemampuan membaca tekanan kompetisi serta kualitas teknis Derli dan Sultanul menjelang target PON 2028.

Mengulang Jejak Nurul Akmal

Keberhasilan Derli dan Sultanul juga mengingatkan kembali pada kiprah atlet Aceh di panggung internasional.

Sebelumnya, Aceh memiliki Nurul Akmal atau yang akrab disapa Amel sebagai salah satu atlet yang konsisten tampil di level dunia.

Lifter putri asal Aceh tersebut tampil pada Asian Games 2018, Asian Games 2022 di Hangzhou, Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.

Di Olimpiade Tokyo 2020, Nurul Akmal bahkan mampu menempati peringkat kelima, sementara pada Olimpiade Paris 2024 ia finis di peringkat ke-12.

Bachtiar berharap keberhasilan tersebut dapat diteruskan atlet-atlet Aceh dari cabang olahraga lainnya.

“Kita ingin jejak Nurul Akmal atau Amel ini terulang untuk Aceh, dan Derli dan Sultanul adalah harapan untuk itu,” tutur Bachtiar.

Ia berharap pencapaian kedua petembak tersebut menjadi motivasi bagi atlet muda Aceh lainnya untuk berani menembus panggung internasional.

Pencapaian itu juga menunjukkan bahwa pembinaan atlet daerah tidak selalu harus berhenti pada level PON. Dengan program latihan yang konsisten, dukungan organisasi dan kesempatan berkompetisi, atlet Aceh memiliki peluang untuk menjadi bagian dari kekuatan olahraga Indonesia di tingkat Asia bahkan dunia. []

Exit mobile version