DONYAPOST, Simeulue — Kunjungan kerja ke Simeulue bukan perjalanan yang bisa dilakukan setiap saat. Sebagai pulau terluar Aceh dan Indonesia, daerah berjuluk Bumi Ate Fulawan itu hanya dapat dijangkau melalui jalur laut dan udara.
Karena itu, di sela padatnya agenda sosial kemasyarakatan, Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir atau Kak Na menyempatkan diri menikmati sekaligus mempromosikan salah satu potensi wisata unggulan Simeulue: surfing.
Salah satu yang dikunjunginya adalah Pantai Matanurung, yang dikenal sebagai salah satu spot favorit para peselancar.
Bagi wisatawan yang mencari pantai berpasir, Matanurung mungkin bukan pilihan utama. Pantainya didominasi karang. Namun, justru karakter itulah yang membuatnya menarik bagi para pencinta surfing.
“Bagi masyarakat pecinta pantai berpasir tentu bukan pilihan menarik karena pantainya berkarang. Tapi, bagi pecinta surfing, Matanurung tentu menjadi surga karena karang membuat bentuk ombak lebih stabil dan besar,” kata Kak Na.
Saat berada di Matanurung, Kak Na melihat sejumlah wisatawan mancanegara mengapung di atas papan selancar sambil menunggu datangnya ombak.
Pemandangan itu menjadi gambaran kecil tentang potensi Simeulue sebagai destinasi surfing yang tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga peselancar dari berbagai negara.
“Saat kami tiba tadi, cukup banyak wisatawan mancanegara mengapung di atas papan selancar menunggu ombak. Karena itu, kami mengajak surfer Aceh dan nasional untuk datang ke Simeulue serta menikmati ombak dan berselancar di sini. Selain Matanurung, ada beberapa spot surfing lain yang sangat menantang di sini,” ujar Kak Na.
Simeulue memang memiliki sejumlah spot surfing yang telah dikenal hingga mancanegara. Di antaranya Dylan’s Point di Teluk Busung, Pantai Laus-Alus, Salur dan La’ayon, serta Pantai Nancala.
Pantai Nancala bahkan pernah menjadi lokasi penyelenggaraan Aceh International Surfing Championship pada 2015.
Singgah di HUT ke-53 Bank Aceh Syariah
Selain menikmati potensi wisata, kunjungan Kak Na ke Simeulue juga diisi dengan agenda silaturahmi. Ia bersama Ketua TP PKK Simeulue Lulu El Zahrah M Nasrun, Ketua TP PKK Pidie Rohana Razali Sarjani, serta Staf Ahli TP PKK Simeulue Lasminidar Nusar Amin menghadiri perayaan HUT ke-53 Bank Aceh Syariah di Kantor Cabang BAS Sinabang.
Kantor Cabang BAS Sinabang merupakan salah satu kantor cabang tertua Bank Aceh Syariah. Cabang tersebut menjadi kantor cabang kedua yang diresmikan setelah Kantor Cabang Utama di Banda Aceh.
Kehadiran Kak Na dalam perayaan tersebut berlangsung singkat karena padatnya agenda kunjungan kerja. Ia bahkan berseloroh bahwa kedatangannya ke Simeulue sengaja disesuaikan dengan momentum ulang tahun Bank Aceh Syariah.
“Saya sudah tahu BAS akan merayakan HUT, makanya saya melakukan kunjungan kerja ke sini,” ucap Kak Na bercanda sambil memotong kue ulang tahun.
Namun, ia mengaku belum dapat berlama-lama untuk berdiskusi mengenai perkembangan ekonomi Simeulue. Agenda tersebut, kata dia, akan dijadwalkan kembali pada kesempatan berikutnya.
“Tapi, karena saya padat agenda, saya tidak bisa berlama-lama di kantor BAS ini. Ke depan akan kita agendakan ulang ke sini. Jadi, kita bisa ngopi sambil membahas perkembangan perekonomian di sini, khususnya sektor UMKM,” sambung Kak Na. []






