DONYAPOST, Calang — Bupati Aceh Jaya Safwandi melantik dan mengambil sumpah jabatan 125 aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri atas pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.
Pelantikan berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMPKB) Aceh Jaya, Jumat (7/8/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Aceh Jaya Muslem D, Ketua DPRK Aceh Jaya Musliadi Z., Sekda Aceh Jaya H. Masri, serta sejumlah pejabat terkait.
Dalam arahannya, Safwandi menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial atau bentuk penghargaan bagi ASN. Jabatan, kata dia, merupakan amanah sekaligus kepercayaan yang harus dijawab dengan integritas, profesionalisme, dedikasi, dan kinerja.
“Jabatan yang saudara emban adalah bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan integritas, profesionalisme, dedikasi, serta kinerja yang terbaik,” kata Safwandi.
Ia menjelaskan, pengangkatan, mutasi, dan promosi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta evaluasi kinerja perangkat daerah melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
Seluruh tahapan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dari 125 ASN yang dilantik, sebanyak 106 pejabat administrator dan pengawas diangkat melalui mekanisme pengangkatan, mutasi, dan promosi. Sebanyak 17 PNS diangkat ke dalam jabatan fungsional, sementara dua PPPK menjalani penyesuaian nomenklatur jabatan sebagai bagian dari reformasi birokrasi.
Safwandi menyebut rotasi, mutasi, dan promosi merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya untuk memperkuat tata kelola birokrasi. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih dijabat pelaksana tugas dan membangun organisasi yang lebih adaptif terhadap perubahan.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Safwandi mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Ia juga meminta aparatur membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, kolaboratif, dan inovatif serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berkualitas.
“Keberhasilan seorang ASN tidak diukur dari tinggi rendahnya jabatan yang diduduki, melainkan dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Saya berharap saudara sekalian mampu menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Safwandi. [sd]






