Indeks
Berita  

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Siapkan Ribuan Buku untuk 10 Pojok Baca Sekolah

DONYAPOST, Banda Aceh — Delapan mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh berperan aktif menyiapkan distribusi koleksi buku untuk 10 pojok baca di sekolah-sekolah terdampak bencana di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Juli 2026, di Sekretariat Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh, Lamgugob, Banda Aceh, itu difokuskan pada proses inventarisasi, pendataan, dan penataan koleksi buku sebelum didistribusikan ke sekolah penerima manfaat.

Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus praktik kerja lapangan mahasiswa pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Delapan mahasiswa itu bekerja di bawah supervisi Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan, Mukhtaruddin, MLIS, serta Dr. Rahmad Syah Putra, M.Pd., M.Ag., selaku dosen pamong yang juga menjabat sebagai Sekretaris PW ISNU Aceh.

Koleksi buku yang telah didata dan ditata selanjutnya akan disalurkan ke 10 titik pojok baca yang tersebar di Aceh Tamiang, Kota Langsa, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Aceh Barat.

Program distribusi pojok baca tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi sekaligus mendukung pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kehadiran fasilitas baca diharapkan mampu menghadirkan kembali ruang belajar yang nyaman serta memperluas akses siswa terhadap bahan bacaan.

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin, MLIS, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi pembelajaran berbasis praktik yang memberikan pengalaman langsung dalam pengelolaan koleksi perpustakaan sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana mengelola koleksi secara teknis, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana ilmu perpustakaan dapat berkontribusi dalam mendukung penguatan literasi dan pemulihan masyarakat pascabencana,” ujar Mukhtaruddin.

Menurutnya, proses inventarisasi dan penataan koleksi menjadi tahapan penting sebelum buku didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima. Pendataan yang baik akan memudahkan pengelolaan koleksi sekaligus memastikan bahan bacaan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa.

Sementara itu, Sekretaris PW ISNU Aceh, Dr. Rahmad Syah Putra, M.Pd., M.Ag., mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry.

“Terima kasih atas kolaborasi dan kontribusi yang diberikan Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry. Keterlibatan mahasiswa sangat membantu proses inventarisasi dan penataan koleksi yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah terdampak bencana,” kata Rahmad.

Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat memiliki peran strategis dalam memperkuat gerakan literasi, terutama bagi masyarakat yang tengah menjalani proses pemulihan pascabencana.

“Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah dan masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program literasi yang berkelanjutan,” ujarnya. []

Exit mobile version