Indeks

Dua Pembalap Aceh Sabet Gelar Juara Motoprix Sumatera

DONYAPOST, Banda Aceh — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia balap motor Aceh. Dua pembalap muda Tanah Rencong, Mohd. Silmi Helsinsky dan Gilang Putra Pratama, sukses mengunci gelar juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region A Sumatera 2026 sekaligus memastikan tiket menuju Grand Final Kejurnas Motoprix.

Kepastian tersebut diraih setelah keduanya tampil impresif pada putaran kelima atau seri pamungkas Kejurnas Motoprix Region A Sumatera yang berlangsung di Sirkuit Kandi, Sawahlunto, Sumatera Barat, pada 18–19 Juli 2026.

Silmi tampil dominan di kelas Expert dengan mengoleksi 177 poin, sehingga tak terkejar di puncak klasemen hingga akhir musim. Sementara Gilang Putra Pratama tampil nyaris sempurna di kelas Rookie dengan mengumpulkan 200 poin, raihan maksimal dari lima seri yang memastikan dirinya menjadi juara umum.

Penentuan juara Kejurnas Motoprix Region A Sumatera dilakukan berdasarkan akumulasi poin dari lima seri sepanjang musim. Bahkan sebelum seri penutup digelar di Sawahlunto, Silmi dan Gilang sudah memimpin klasemen sementara. Kemenangan di putaran terakhir semakin mengukuhkan posisi keduanya sebagai juara region.

Berkat capaian tersebut, Silmi dan Gilang juga berhak melaju ke Grand Final Kejurnas Motoprix, yang akan mempertemukan tiga pembalap terbaik dari masing-masing kelas di empat region, yakni Sumatera (Region A), Jawa (Region B), Kalimantan (Region C), serta Sulawesi, Maluku, dan Papua (Region D). Grand final dijadwalkan berlangsung pada November 2026, meski IMI belum mengumumkan jadwal resminya.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh, H. Mirza Mubaraq, SE, mengapresiasi pencapaian kedua pembalap tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih dua gelar juara nasional regional menjadi bukti bahwa pembinaan atlet balap motor di Aceh berjalan ke arah yang tepat.

“Ini kebanggaan luar biasa bagi Aceh. Silmi dan Gilang membuktikan bahwa rider Aceh mampu menjadi yang tercepat dan terbaik di level nasional,” kata Mirza, Senin (20/7/2026).

Ia berharap prestasi tersebut menjadi momentum kebangkitan olahraga otomotif di Aceh sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak pembalap muda berprestasi.

“Capaian ini harus menjadi motivasi bagi rider-rider muda lainnya. Ini juga menjadi bukti kuat bahwa Aceh sudah sangat layak memiliki sirkuit permanen sebagai kawah candradimuka pembinaan olahraga otomotif,” ujarnya.

Keberhasilan Silmi Helsinsky dan Gilang Putra Pratama tidak hanya mengharumkan nama Aceh di pentas nasional, tetapi juga menegaskan posisi Tanah Rencong sebagai salah satu daerah penghasil pembalap potensial yang patut diperhitungkan dalam persaingan balap motor Indonesia.

Exit mobile version