Sport  

IWbA Aceh Ingin Bidik Prestasi Lebih Tinggi di PON

DONYAPOST, Banda Aceh — Pengurus Provinsi Indonesia Woodball Association (IWbA) Aceh menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 di Aula Asrama Kopelma Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (27/6/2026).

Agenda tersebut menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun program pembinaan atlet guna mempertahankan prestasi woodball Aceh setelah sukses meraih dua medali emas pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Rakerprov dibuka oleh Wakil Ketua III Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Dr. Mansur, M.Kes, yang mewakili Ketua Umum KONI Aceh.

Kegiatan tersebut diikuti 14 Ketua Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) IWbA se-Aceh, jajaran Pengurus Provinsi IWbA Aceh, serta sejumlah undangan.

Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Dr. Drs. Amiruddin, M.Kes., AIFO, mengatakan Rakerprov menjadi forum penting untuk menyamakan langkah seluruh pengurus dalam mengembangkan olahraga woodball di Aceh.

Ketua Umum Pengprov IWbA Aceh, Rakhmawansyah Wahfar, menyebutkan Rakerprov merupakan agenda strategis pertama sejak kepengurusan periode 2025–2029 dilantik.

Menurutnya, selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, forum tersebut juga difokuskan untuk memperkuat organisasi, mengevaluasi pembinaan atlet, dan menyusun program kerja yang terarah di seluruh kabupaten dan kota.

“Kita harus berakselerasi lebih cepat lagi dengan bersinergi dan berkolaborasi bersama seluruh stakeholder agar pembinaan woodball di Aceh berjalan secara berkelanjutan,” ujar pria yang akrab disapa Iwan Wahfar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan di daerah, Pengprov IWbA Aceh juga menyerahkan bantuan peralatan woodball kepada seluruh Pengkab dan Pengkot yang hadir.

Iwan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan aktivitas pembinaan sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai daerah di Aceh.

“Semoga bantuan peralatan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi seluruh pengurus kabupaten/kota agar terus kreatif, inovatif, dan aktif memajukan cabang olahraga woodball di daerah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua III KONI Aceh, Dr. Mansur, M.Kes, mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi sebagai modal mempertahankan prestasi.

Menurutnya, keberhasilan woodball menyumbangkan dua medali emas pada PON XXI harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.

Ia menegaskan, sinergi antara Pengprov dan Pengkab/Pengkot harus terus diperkuat agar pembinaan atlet berlangsung secara berjenjang, berkesinambungan, dan mampu melahirkan prestasi yang lebih baik pada ajang nasional maupun internasional.

“Kekompakan dan kesamaan visi seluruh pengurus menjadi kunci agar prestasi woodball Aceh tidak hanya bisa dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan pada masa mendatang,” ujar Mansur. []