DONYAPOST, Banda Aceh — Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh menerima bantuan 10 titik Pojok Baca dari BSI Maslahat yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah terdampak bencana di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.
Bantuan tersebut diserahkan Funding Transaction Representative BSI KCP UIN Ar-Raniry, Novri Mihardi, kepada Ketua Sekretariat PW ISNU Aceh, Reyhan Marbun, di Kantor PW ISNU Aceh, Lamnyong, Banda Aceh, Selasa (23/6/2026). Penyerahan turut disaksikan Sekretaris Wilayah PW ISNU Aceh, Rahmad Syah Putra, dan Bendahara PW ISNU Aceh, Arkin.
Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan literasi sekaligus pemulihan semangat belajar anak-anak di wilayah yang terdampak bencana.
Setiap Pojok Baca dilengkapi ratusan buku keagamaan dan buku bacaan umum, serta fasilitas meja dan kursi yang dapat dimanfaatkan siswa untuk membaca dan belajar.
Sekretaris PW ISNU Aceh, Rahmad Syah Putra, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan ruang belajar yang nyaman dan mendorong tumbuhnya budaya membaca di kalangan pelajar.
“Pojok Baca ini bukan sekadar rak buku. Ini ikhtiar mengembalikan semangat belajar anak-anak pascabencana. Literasi adalah jalan pulih yang paling panjang, tapi paling pasti,” kata Rahmad.
Ia mengapresiasi kepedulian BSI Maslahat yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di Aceh, khususnya bagi sekolah-sekolah yang masih berupaya bangkit pascabencana.
Menurut Rahmad, keberadaan 10 titik Pojok Baca tersebut tidak hanya menyediakan akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang gemar membaca dan memiliki wawasan luas.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Kami berharap pojok-pojok baca yang dibangun dapat menjadi pusat aktivitas literasi dan menumbuhkan harapan baru bagi peserta didik di daerah terdampak,” ujarnya.
Adapun 10 titik Pojok Baca akan didistribusikan ke sekolah-sekolah di Aceh Tamiang, Kota Langsa, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Aceh Barat.
Melalui program tersebut, PW ISNU Aceh dan BSI Maslahat berharap budaya literasi di sekolah dapat terus berkembang, sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak bencana.
