Indeks
Berita  

Kak Na Open House di Pedalaman Sambil Serap Aspirasi Warga

DONYAPOST, Aceh Barat — Jika biasanya suasana open house Iduladha identik dengan kemeriahan di Meuligoe Gubernur Banda Aceh, Marlina Muzakir justru memilih jalan berbeda tahun ini.

Istri Gubernur Aceh itu membawa suasana lebaran ke pedalaman Aceh Barat, tepatnya di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis (28/5/2026).

Usai menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam, Ketua TP PKK Aceh yang akrab disapa Kak Na itu tiba di tengah sambutan hangat warga. Kalung bunga, senyum masyarakat, dan suasana kampung yang sederhana menjadi pembuka open house halal bihalal Iduladha 1447 Hijriah yang terasa lebih personal.

Bagi Kak Na, memilih merayakan lebaran di tengah warga bukan sekadar soal lokasi, melainkan cara mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Biar bisa dekat dengan warga, berdialog, berdiskusi. Momen ini bukan hanya perayaan lebaran, tapi juga sarana menyerap aspirasi warga sambil kita bersama-sama berhari raya,” ujarnya.

Menurutnya, merayakan Iduladha bersama warga Banda Aceh sudah menjadi rutinitas tahunan. Tahun ini, ia sengaja memilih “Bumi Teuku Umar” sebagai tuan rumah.

“Senang sekali bisa mendengarkan aspirasi warga. Nanti akan kita pilah mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Aceh dan mana yang menjadi kewenangan kabupaten,” kata Kak Na.

Es Krim Diborong, Anak-Anak Bersorak

Di sela kegiatan, suasana berubah semakin cair ketika perhatian Kak Na tertuju pada anak-anak yang lalu-lalang di sekitar lokasi.

Seperti sudah menjadi kebiasaannya yang dikenal dekat dengan anak-anak, ia memanggil seorang pedagang es krim yang berjualan tak jauh dari tenda acara.

Tak lama kemudian, seluruh es krim pedagang itu diborong.

“Alhamdulillah, ini rezeki kami hari ini. Es krim kami diborong Ibu Gubernur,” ujar Dedi, sang pedagang, sambil membagikan es krim gratis kepada puluhan anak yang langsung mengantre penuh semangat.

Riuh tawa bocah-bocah pun mewarnai siang di Keutambang.

Namun bukan hanya anak-anak yang pulang dengan senyum. Para warga juga memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung, menyampaikan harapan, hingga menikmati suasana lebaran yang terasa berbeda.

Layanan Kesehatan hingga “Salam Tempel” Lebaran

Open house di Keutambang juga dilengkapi layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Tim medis dari Puskesmas Pante Ceureumen yang dipimpin Kepala Puskesmas dr Eri Setia membuka layanan cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pembagian obat-obatan gratis bagi masyarakat.

Kemeriahan Iduladha belum lengkap tanpa tradisi berbagi. Di tengah warga, Kak Na pun membagikan “salam tempel” lebaran kepada anak-anak, lansia, orang tua, remaja, hingga para tamu yang hadir.

Suasana makin pecah saat ia juga menyerahkan uang lebaran kepada Bupati Aceh Barat, Ketua TP PKK Aceh Barat, para camat hingga geuchiek.

“Biar adil, semua dapat. Pak Bupati, Ibu Bupati dapat, semua pun dapat,” ucapnya disambut tawa warga.

Dari Apresiasi Bupati hingga Harapan Warga Gampong

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, yang hadir bersama Ketua TP PKK Aceh Barat Afrinda Novalia, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Aceh Barat sebagai lokasi open house tahun ini.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur karena telah memilih Aceh Barat. Kita lihat sendiri bagaimana antusiasme masyarakat dan kedekatan beliau dengan warga,” ujar Tarmizi.

Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut di masa mendatang, meski berpindah-pindah kabupaten.

Kebahagiaan serupa dirasakan Geuchiek Gampong Keutambang, Muhammad Adami. Baginya, kunjungan tersebut menjadi momen yang tak biasa bagi warganya.

“Selama ini, jangankan istri Gubernur, Gubernur dan Wakil Gubernur pun belum pernah berkunjung ke gampong kami. Alhamdulillah, hari ini Ibu Ana hadir dan merayakan Iduladha bersama warga,” katanya.

Menutup kebersamaan itu, Kak Na mengajak masyarakat memaknai Iduladha bukan hanya sebagai perayaan, melainkan momentum memperkuat ukhuwah dan meneladani nilai pengorbanan Nabi Ibrahim AS.

“Selamat merayakan Iduladha 1447 Hijriah kepada warga Gampong Keutambang, warga Aceh Barat, dan seluruh masyarakat Aceh. Mari jadikan lebaran ini sebagai sarana memperkuat persaudaraan, ketulusan, dan keikhlasan,” pungkasnya.

Exit mobile version