DONYAPOST, Banda Aceh — Pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Aceh melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Rabu (22/4/2026), untuk membahas penguatan edukasi dan literasi hukum di tengah masyarakat.
Rombongan ISNU Aceh diterima langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Yudi Triadi, di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejati Aceh Erry Pudyanto Marwantono serta Asisten Intelijen Ahmad Nuril Alam.
Dari pihak ISNU Aceh, hadir Sekretaris Rahmad Syah Putra, Bendahara Arkin, serta sejumlah pengurus cabang dari Aceh Besar, Banda Aceh, dan Pidie.
Kepala Kejati Aceh, Yudi Triadi, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan kalangan akademisi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Menurutnya, peran intelektual sangat dibutuhkan untuk memperkuat literasi hukum secara luas.
“Kami terbuka untuk bersinergi, terutama dalam kegiatan edukasi hukum di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris ISNU Aceh Rahmad Syah Putra menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal membangun kerja sama strategis antara ISNU Aceh dan Kejaksaan Tinggi Aceh.
Ia menekankan, kolaborasi tersebut diarahkan pada program konkret seperti penyuluhan hukum, edukasi publik, hingga pendampingan masyarakat agar pemahaman hukum semakin meningkat.
“Pertemuan ini menjadi ruang untuk menyelaraskan program ISNU dengan peran Kejati dalam pembinaan dan penegakan hukum,” kata Rahmad.
Menurutnya, ISNU Aceh telah menyiapkan sejumlah program yang berfokus pada penguatan pemahaman hukum masyarakat dan membutuhkan dukungan dari Kejaksaan Tinggi Aceh.
Audiensi ini sekaligus menjadi pijakan awal sinergi kedua pihak dalam mendorong penegakan hukum yang berkeadilan serta meningkatkan literasi hukum masyarakat secara berkelanjutan.
