DONYAPOST, Banda Aceh — Duel ketat tersaji di Stadion Haji Dimurthala, Banda Aceh, Minggu (19/4/2026) malam, saat Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi angka 2-2 dengan Garudayaksa FC dalam laga pekan ke-25 Championship 2025/26.
Duel ini berlangsung dramatis hingga menit-menit terakhir, bahkan melewati batas waktu normal.
Tim tamu lebih dulu mencuri keunggulan pada menit ke-24 lewat aksi Christian Frydek. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Persiraja, Frydek dengan tenang menaklukkan kiper M Reza dan membawa Garudayaksa unggul 1-0 hingga turun minum.
Tertinggal di hadapan publik sendiri, Persiraja tampil lebih agresif di babak kedua. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah hasil pada menit ke-57 melalui sepakan keras Faris Adit Saputra.
Namun gol ini sempat memicu kontroversi. Skuat Garudayaksa melayangkan protes panjang karena menganggap situasi sebelumnya berkaitan dengan fair play. Meski demikian, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Skor berubah menjadi 1-1.
Momentum berbalik ke tuan rumah. Persiraja terus menekan dan akhirnya sukses berbalik unggul 2-1 lewat sundulan Aditya Angga Saputra pada menit ke-87. Stadion Dimurthala bergemuruh, kemenangan seolah sudah di depan mata bagi Laskar Rencong.
Namun, drama belum berakhir. Laga berjalan semakin panas dengan tensi tinggi dan tambahan waktu yang panjang. Saat pertandingan memasuki menit 90+10, Garudayaksa mendapat peluang terakhir.
Lagi-lagi, Frydek menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti meluncur deras ke pojok kanan gawang tanpa mampu dihalau M Reza. Gol! Skor kembali imbang 2-2.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tidak berubah. Hasil ini menjadi pukulan bagi Persiraja yang gagal mengamankan tiga poin di kandang, meski sempat unggul di penghujung laga.
Sementara bagi Garudayaksa, satu poin ini terasa seperti kemenangan setelah berhasil mencuri gol di detik-detik terakhir.
Hasil imbang ini juga membuat persaingan di papan atas semakin ketat. Persiraja kehilangan momentum untuk merangsek ke posisi lebih baik, sementara Garudayaksa tetap menjaga peluang dalam perebutan tiket promosi.






