Indeks
Berita  

Dua Dekade Tsunami, Australia Usung Program Bangun Ketangguhan Desa

Pemerintah Australia melalui Program SIAP SIAGA, berpartisipasi dalam Sesi Panggung Inspirasi dengan topik “Sinergi Program Berbasis Desa” dan “Inovasi Penanggulangan Bencana”. di Balai Meuseuraya, Banda Aceh, Minggu (10/11/2024). | Foto/ist

DONYAPOST, Banda Aceh — Pemerintah Australia, melalui Program SIAP SIAGA, turut berpartisipasi dalam Sesi Panggung Inspirasi/Ignite Stage pada Ahad (10/11/2024) di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Sesi ini mengangkat topik “Sinergi Program Berbasis Desa untuk Membangun Ketangguhan Masyarakat” dan “Inovasi dalam Layanan Penanggulangan Bencana”.

Program SIAP SIAGA, turut mendukung upaya peningkatan ketangguhan desa di Aceh dalam rangka memperingati dua dekade tsunami Samudra Hindia. Australia berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengadakan sesi bertema Sinergi Program Berbasis Desa untuk Membangun Ketangguhan Masyarakat.

Acara ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketangguhan wilayah pesisir yang rawan bencana.

Dalam sambutannya, Minister Counsellor Kedutaan Besar Australia Madeleine Moss menyampaikan dukungan penuh negaranya terhadap strategi Indonesia dalam memperkuat ketangguhan wilayah pesisir, salah satunya melalui penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM-SUB) untuk penanggulangan bencana.

“Kami senang bekerja sama dengan Indonesia dalam memperkuat layanan penanggulangan bencana yang efektif dan tepat waktu,” ujarnya.

Selain itu, dalam acara ini, BNPB juga meluncurkan buku Masyarakat Pesisir Bertutur, yang memuat kisah-kisah ketangguhan komunitas pesisir di Indonesia.

Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo, menjelaskan buku ini menyoroti pentingnya peran perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan dalam upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana berbasis kearifan lokal.

Simposium ini, yang diadakan BMKG bersama UNESCO-IOC dan IUGG di Banda Aceh pada 10–14 November 2024, turut menghadirkan pakar dan penyintas dari berbagai negara untuk berbagi praktik terbaik dalam meningkatkan ketangguhan masyarakat pesisir terhadap ancaman tsunami. [dp]

Exit mobile version