Persiraja Dibuat Hancur Lebur, PSBS Ukir Sejarah Lolos Liga 1

Foto LIB

DONYAPOST, Biak — PSBS Biak berhasil melewati semi final Pegadaian Liga 2 2023/24 dengan maksimal. Pada leg kedua tim berhasil menang melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Cendrawasih, Biak, Kamis (29/2/2024) sore.

Menjadi tim pertama yang berhasil promosi ke BRI Liga 1 musim depan. Tim berhasil mencatatkan sejarah baru sepak bola Papua dan Indonesia. Penantian panjang selama 60 tahun sejak terbentuk tahun 1964.

“Kami bersyukur bisa lolos ke Liga 1 ini karena kerja keras kami sejak awal. Kami sudah bertekad untuk lolos Liga 1 sekaligus meraih gelar juara. Satu tugas sudah selesai sekarang tinggal gelar juara,” ujar Manajer PSBS, Yan Permenas Mandenas.

Tidak bisa dipungkiri, sejak berpartisipasi di Liga 2 musim ini, PSBS selalu tampil konsisten. Pada babak penyisihan tim hanya kalah dua kali saat melawan Kalteng Putra dan Persewar Waropen. Kemudian di babak 12 besar tim terus bermain lebih baik dan tidak terkalahkan.

Pada babak semi final PSBS melawan Persiraja dengan main memukau. Pada leg pertama tim bermain imbang 1-1 dan leg kedua menang besar 4-0. Ini kekalahan terbesar kedua Persiraja di musim ini. Sebelumnya Persiraja kalah dengan skor yang sama dari Semen Padang.

“Tentunya sebagai manusia normal saya sangat bangga. Perjuangan kami tidak sia-sia dan saya memberikan apresiasi kepada semua elemen dalam klub juga masyarakat Biak dan Papua lainnya yang telah mendukung kami hingga saat ini,” ucap pelatih PSBS Regi Aditya.

Sementara itu kesuksesan tim berjuluk Badai Pasifik itu menurut Ruben Sanadi merupakan jawaban dari tuhan. Dengan manajemen yang sehat dan kekompakan baik di dalam dan di luar lapangan menjadi kunci keberhasilan tim.

Sebab sejak awal tim sudah berkomitmen untuk dapat lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia mengukir sejarah untuk Biak dan Papua.

“Manajemen yang sehat salah satu yang membuat tim bagus. Lalu kebersamaan tim, 2 kunci ini yang membuat kami sukses,” kata kapten tim itu.

“Keterlibatan manajemen pemain satu hati sampai hari ini di dalam lapangan dan di luar lapangan. Kita bawa sampai ke depan di Liga 1. Karena mempertahankan itu hal yang susah, siapapun yang datang harus mempertahankan ini,” tandasnya.