Berita  

Atlet Menembak Asal Subulussalam Lolos SMAKON Banda Aceh

DONYAPOST, Banda Aceh — Atlet muda cabang olahraga menembak asal Kota Subulussalam, Sucina Safa MT, berhasil menembus SMA Keberbakatan Olahraga Negeri (SMAKON) Banda Aceh melalui jalur nonboarding tahun 2026.

Keberhasilan tersebut menjadikan Safa sebagai satu-satunya atlet menembak putri dari Kota Subulussalam yang diterima di SMAKON pada tahun ajaran 2026/2027.

Putri ketiga pasangan Hermansyah Putra dan Ayu Sri Wahyuni itu lahir di Subulussalam, 16 Januari 2010. Selain menembak, Safa juga memiliki minat pada olahraga jogging dan bela diri Tapak Suci.

Minatnya pada olahraga menembak mulai tumbuh sejak duduk di bangku SMP. Alumni SMP Muhammadiyah Subulussalam itu mengaku tertarik setelah sering menyaksikan latihan menembak melalui platform YouTube.

Kini, Safa meninggalkan kampung halamannya di Kecamatan Simpang Kiri untuk melanjutkan pendidikan di Banda Aceh sambil mengembangkan bakatnya di cabang olahraga menembak.

“Dengan olahraga menembak ini saya sangat senang bisa berlatih di Lapangan Tembak Perbakin Rindam Iskandar Muda karena sarana dan prasarananya lengkap,” ujar Safa kepada media, Minggu (24/5/2026)

Saat ini, ia rutin berlatih di Lapangan Tembak Rindam IM di bawah bimbingan pelatih Fachrurrazi dari Pengurus Provinsi Perbakin Aceh.

Pelatih Fachrurrazi menyebut Safa menjadi bagian dari periode ketiga atlet binaannya yang diterima di SMAKON Banda Aceh. Tahun ini, delapan atlet didiknya berhasil menempuh pendidikan di sekolah olahraga tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Subulussalam, Ardhi Yanto SE, menyampaikan apresiasi kepada Pengprov Perbakin Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, dan Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh atas peluang yang diberikan kepada atlet muda daerah.

Menurutnya, keberhasilan Safa menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Subulussalam.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami di daerah. Semoga ke depan Safa bisa berkembang menjadi atlet berprestasi bahkan pelatih menembak. Apalagi saat ini ia merupakan satu-satunya atlet dari Subulussalam yang berhasil masuk SMAKON Aceh,” kata Ardhi.