PON XXII 2028 Pecah di Tiga Provinsi, Jakarta Jadi “Penyelamat” 17 Cabor

DONYAPOST, Jakarta — Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 dipastikan akan menjadi salah satu penyelenggaraan paling unik dalam sejarah olahraga nasional.

Untuk pertama kalinya, pesta olahraga terbesar di Indonesia itu akan digelar di tiga provinsi sekaligus, yakni Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan DKI Jakarta.

Jika sebelumnya NTB dan NTT ditetapkan sebagai tuan rumah utama, kini DKI Jakarta ikut dilibatkan sebagai daerah penyangga karena dinilai memiliki infrastruktur olahraga paling siap untuk sejumlah cabang olahraga berstandar internasional. ([Antara News][1])

Total terdapat 71 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam PON XXII/2028. NTB menjadi provinsi dengan jumlah cabang olahraga terbanyak, disusul NTT dan DKI Jakarta.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman sebelumnya juga menegaskan bahwa PON XXII/2028 akan mulai difokuskan pada cabang olahraga Olimpiade sebagai bagian dari persiapan peningkatan prestasi Indonesia di level dunia. ([detiksumsel.com][2])

Berikut pembagian cabang olahraga PON XXII/2028 berdasarkan provinsi tuan rumah:

Nusa Tenggara Barat (30 Cabor)

1. Panahan
2. Atletik
3. Bola Basket
4. Golf
5. Triathlon
6. Bola Voli Pasir
7. Panjat Tebing
8. Judo
9. Angkat Besi
10. Hoki Indoor & Outdoor
11. Balap Sepeda MTB & BMX
12. Selam Kolam & Laut
13. Soft Tennis
14. Ski Air
15. E-Sport
16. Sepak Bola/Futsal
17. Muaythai
18. Petanque
19. Biliar
20. Sport Dance
21. Aerosport (Paralayang, Gantole, Terbang Layang & Terjun Payung)
22. Karate
23. Tarung Derajat
24. Hapkido
25. Bermotor (Grass Track & Balap Motor)
26. Padel
27. Berkuda Memanah
28. Pickleball
29. Kabaddi
30. Lari Trail

Nusa Tenggara Timur (24 Cabor)

1. Bola Tangan
2. Bola Voli Indoor
3. Layar
4. Modern Pentathlon
5. Selancar Ombak
6. Tenis Meja
7. Cricket
8. Bulutangkis
9. Sepak Bola
10. Taekwondo
11. Tinju
12. Rugby 7
13. Kick Boxing
14. Sepak Takraw
15. Catur
16. Shorinji Kempo
17. Aerosport (Paramotor & Aeromodelling)
18. Pencak Silat
19. Wushu
20. Gate Ball
21. Berkuda Pacuan
22. Barongsai
23. Bridge
24. Arung Jeram

DKI Jakarta (17 Cabor)

1. Akuatik (Loncat Indah, Renang, Renang Artistik, Renang Perairan Terbuka & Polo Air)
2. Anggar
3. Senam Artistik, Ritmik & Aerobik
4. Menembak
5. Balap Sepeda Road Race & Track
6. Berkuda Equestrian
7. Baseball & Softball
8. Tenis Lapangan
9. Gulat
10. Ice Skating
11. Skateboard & Sepatu Roda
12. Boling
13. Dayung (Canoe, Rowing & TBR)
14. Korfball
15. Teqball
16. Squash
17. Drum Band

Dalam catatan pembagian tersebut, sejumlah cabang olahraga akan digelar lintas provinsi atau bersama, termasuk balap sepeda, bola voli, sepak bola, dan aerosport. ([Kalselmaju.com][3])

Kehadiran DKI Jakarta sebagai daerah penyangga dinilai menjadi solusi realistis karena sebagian venue internasional belum sepenuhnya tersedia di NTB dan NTT.

Namun di sisi lain, konsep tiga provinsi ini juga disebut-sebut menjadi tantangan besar bagi koordinasi transportasi, akomodasi, hingga distribusi atlet dan ofisial.

Meski demikian, PON XXII/2028 diyakini bakal menjadi momentum besar pemerataan pembangunan olahraga nasional di kawasan timur Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB dan NTT. [diolah dari berbagai sumber]