DONYAPOST, Banda Aceh — Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Aceh mulai merealisasikan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) khusus cabang olahraga wushu di Kompleks SHB Lhoong Raya, Banda Aceh, tahun ini.
Pembangunan tersebut dilakukan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Ini akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan fasilitas olahraga di tanah Rencong.
Ketua Pengprov Wushu Aceh, Kennedi Husen, mengatakan pembangunan tahap awal telah dialokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar pada tahun 2026.
Secara keseluruhan, proyek pembangunan GOR tersebut ditargetkan menghabiskan anggaran sekitar Rp8 miliar hingga rampung sepenuhnya.
“ Tahun ini mulai dibangun GOR Wushu di Kompleks SHB Lhoong Raya. Anggaran awal Rp1 miliar dan target total pembangunan sekitar Rp8 miliar,” kata Kennedi kepada media, Kamis (14/5/2026)
Ia menjelaskan, kehadiran GOR tersebut nantinya tidak hanya menjadi pusat latihan atlet wushu Aceh, tetapi juga diproyeksikan sebagai sarana pembinaan atlet muda dari berbagai daerah di Aceh. Pengprov Wushu ingin menjadikan fasilitas itu sebagai pusat pengembangan atlet potensial menuju prestasi nasional.
Menurut Kennedi, setelah fasilitas tersebut selesai dibangun, pihaknya berencana memperkuat pola pembinaan dengan merekrut atlet-atlet berbakat dari kabupaten/kota untuk dibina secara intensif melalui program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Aceh.
“Kita ingin atlet-atlet dari daerah bisa dibina lebih maksimal di PPLP Aceh sehingga lahir atlet berprestasi yang mampu bersaing di level nasional,” ujarnya.
Selain menjadi pusat pembinaan olahraga, GOR tersebut juga direncanakan akan diabadikan dengan nama Abu Razak sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum Kamaruddin Abubakar, yang dikenal luas sebagai tokoh olahraga Aceh.
Abu Razak merupakan Ketua KONI Aceh periode 2022-2026 yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan olahraga Aceh, terutama saat Aceh sukses menembus peringkat enam besar klasemen perolehan medali pada ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Pengprov Wushu Aceh berharap pembangunan GOR tersebut menjadi tonggak baru kebangkitan olahraga bela diri di Aceh sekaligus mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi untuk masa depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Dispora Aceh serta semua pihak yang sudah mendukung pembangunan GOR ini. Kita harapkan akan selesai pembangunannya sesuai target,” tutup mantan Manajer Timnas U-19 Piala AFF di Myamnar itu.






