DONYAPOST, Jakarta — Persaingan menuju level lebih tinggi sepak bola nasional resmi dimulai. Official drawing babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 digelar di Jakarta, kemarin.
Kompetisi ini mempertemukan 64 klub terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia dalam persaingan sengit kompetisi kasta keempat nasional. Ada dua tim dari tanah Rencong.
Pengundian yang disiarkan langsung melalui kanal resmi PSSI TV itu menjadi penanda dimulainya perjalanan panjang klub-klub daerah menuju panggung sepak bola profesional Indonesia.
Liga 4 Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 30 Mei hingga partai final pada 11 Juli 2026. Sebanyak 64 tim dibagi ke dalam 16 grup, masing-masing berisi empat klub dengan format home tournament di sejumlah kota tuan rumah.
Format kompetisi dibuat bertahap dan padat. Babak 64 besar berlangsung pada 30 Mei–6 Juni 2026, lalu berlanjut ke fase 32 besar pada 9–16 Juni 2026.
Setelah itu, kompetisi memasuki babak 16 besar pada 19–26 Juni 2026, perempat final pada 29 Juni–5 Juli 2026, semifinal 8 Juli 2026, hingga final 11 Juli 2026.
PSSI membagi drawing menggunakan dua pot berbeda. Pot 1 diisi juara provinsi, sedangkan Pot 2 berisi runner-up hingga peringkat berikutnya dari masing-masing daerah. Skema ini membuat distribusi kekuatan lebih merata sejak fase awal.
Sejumlah grup langsung menghadirkan persaingan menarik. Grup H di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, mempertemukan Mataram Utama FC, PSP Padang, ASIOP, dan Persenga Nganjuk dalam grup yang disebut-sebut sebagai salah satu grup neraka.
Sementara Grup J di Stadion Sriwedari, Surakarta, juga diprediksi panas karena mempertemukan Wamena United FC, Porsiba FC Tanjung Enim, PSJS Jakarta Selatan, dan Triple’s Kediri.
Sorotan dari Aceh tertuju kepada Al Farlaky FC yang tergabung di Grup F bersama PS Daygun, PSN Ngada, dan Persikotas Tasikmalaya. Grup ini akan dimainkan di Kota Magelang dan Surakarta.
Sedangkan PSAP Sigli tergabung di Grup N bersama tuan rumah Pasuruan United, Bolsel FC dan Persigar Garut
Selain persaingan antarklub, Liga 4 musim ini juga menghadirkan venue-venue bersejarah seperti Stadion Benteng Reborn, Stadion Sultan Agung, Stadion Sriwedari, hingga Stadion Gelora Ratu Pemelingan.
Legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono, turut hadir dalam proses drawing. Kehadirannya menambah nuansa spesial sekaligus menjadi simbol dukungan terhadap pembinaan sepak bola nasional dari level akar rumput.
Dengan persebaran tim dari berbagai daerah, Liga 4 Piala Presiden 2026 diproyeksikan menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru sekaligus memperkuat fondasi kompetisi sepak bola Indonesia secara berkelanjutan.






