Berita  

Bupati Aceh Barat Siapkan Kader Ulama Lawan Narkoba dan Maksiat

| © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

DONYAPOST, Meulaboh — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali memperkuat peran ulama dalam menjaga moral masyarakat. Hal itu ditandai dengan pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) ke-XVI Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP MM, di Aula Kantor MPU Aceh Barat, Rabu (6/5/2026).

Sebanyak 20 peserta mengikuti pendidikan kader ulama tahun ini. Mereka terdiri atas 12 peserta utusan kecamatan dan delapan peserta dari berbagai dayah di Aceh Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menegaskan, para peserta PKU nantinya diharapkan menjadi garda terdepan dalam melakukan dakwah dan edukasi kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi persoalan sosial dan moral yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, peran ulama sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam melawan penyalahgunaan narkoba, praktik maksiat, dan berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Para kader ulama ini nantinya menjadi bagian penting dalam mengedukasi masyarakat agar tergerak secara masif melawan penyebaran narkoba, maksiat, dan hal-hal lain yang bertentangan dengan agama,” kata Tarmizi.

Ia menilai, tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan keterlibatan aktif para ulama dan tokoh agama, tidak hanya melalui ceramah keagamaan, tetapi juga lewat pendekatan edukatif yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

Karena itu, Tarmizi meminta seluruh peserta mengikuti proses pendidikan dengan serius agar ilmu dan pembinaan yang diberikan selama pelatihan benar-benar dapat dipahami dan diamalkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Bagi para peserta, ikutilah pendidikan ini dengan baik. Setelah selesai nanti, berdakwahlah dan amalkan ilmu yang didapat untuk membantu masyarakat mencegah hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

PKU MPU Aceh Barat sendiri merupakan program rutin yang digelar untuk melahirkan kader-kader ulama muda yang memiliki kapasitas keilmuan, pemahaman keagamaan, serta kepedulian sosial dalam membina masyarakat.

Melalui pendidikan tersebut, pemerintah daerah berharap lahir generasi ulama yang mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga nilai-nilai syariat Islam, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, sekaligus menjadi benteng moral di tengah berbagai tantangan zaman.