DONYAPOST, Gayo Lues — Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, mendorong penguatan koordinasi Bunda PAUD dari tingkat kabupaten hingga gampong untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Hal itu disampaikan Mukarramah saat membuka kegiatan Penguatan Kelompok Kerja Bunda PAUD Kabupaten Gayo Lues di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Gayo Lues, Ny. Rita Elviani, serta para Bunda PAUD kecamatan dan gampong.
Mukarramah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut, terutama para Bunda PAUD kecamatan dan gampong yang terlibat langsung dalam mendukung tumbuh kembang anak di wilayah masing-masing.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, mandiri, dan berkarakter. Karena itu, pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya satuan pendidikan.
Penguatan Pokja Bunda PAUD, lanjutnya, menjadi momentum untuk memperjelas peran strategis Bunda PAUD dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak. Peran tersebut membutuhkan kerja sama antara pemerintah, keluarga, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Bunda PAUD tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga gampong. Koordinasi yang kuat di setiap tingkatan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program PAUD sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan menyenangkan bagi anak.
Selain layanan pendidikan di satuan PAUD, keterlibatan keluarga juga dinilai penting. Menurutnya, proses pendidikan dimulai dari lingkungan rumah dan perlu diperkuat melalui pola pengasuhan serta interaksi positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Gayo Lues diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.
Penguatan koordinasi hingga tingkat gampong diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut dalam pelaksanaan program yang nyata agar semakin banyak anak di Aceh memperoleh fondasi pendidikan yang berkualitas sejak usia dini. []
