Indeks
Berita  

Sabang Kembangkan Padi Gogo, Wali Kota Minta Petani Diperkuat

ACEHFOOTBALL.net — Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, meminta Dinas Pertanian dan Pangan memperkuat pendampingan kepada petani padi gogo agar penerapan teknik budidaya dan perawatan tanaman berjalan tepat.

Langkah ini diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pengembangan padi gogo sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Arahan tersebut disampaikan Zulkifli saat melakukan penanaman padi gogo di lahan milik Saifuddin, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Sabang, di Gampong Batee Shoek, Senin (19/10/2026).

Penanaman dilakukan pada lahan seluas sekitar 3.000 meter persegi dari total kebun sekitar setengah hektare.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sabang. Ketua TP-PKK Kota Sabang, Nuri Farisal, bersama Staf Ahli TP-PKK Erwani Meutia dan anggota Pokja III TP-PKK juga hadir untuk mendukung pengembangan pertanian dan pemanfaatan potensi pangan lokal.

Zulkifli mengatakan, keterbatasan lahan persawahan di Sabang membuat padi gogo menjadi salah satu alternatif untuk mendukung ketersediaan pangan masyarakat. Dengan jumlah penduduk sekitar 44 ribu jiwa, potensi lahan yang sesuai perlu dimanfaatkan secara optimal.

“Harapan kita kepada Dinas Pertanian dan masyarakat, kalau ada lahan-lahan subur dan bisa ditanami padi gogo, terutama lahan-lahan yang selama ini kosong, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik,” kata Zulkifli.

Ia meminta Dinas Pertanian dan Pangan memberikan pembinaan, terutama kepada masyarakat yang belum memahami teknik penanaman dan perawatan padi gogo.

“Petani perlu dibina dan diberikan semangat. Masyarakat yang belum memahami bagaimana cara menanam dan merawat padi gogo perlu dibantu oleh pemerintah melalui Dinas Pertanian,” ujarnya.

Pemko Sabang, lanjut Zulkifli, akan terus mendukung kebutuhan petani sesuai permintaan, termasuk bantuan alat pertanian, benih, pupuk, dan sarana produksi lainnya. Ia juga mendorong penyuluhan dan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat terlibat dalam pengembangan padi gogo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Faisal Azwar, mengatakan penanaman padi gogo di Sabang telah terealisasi sekitar delapan hektare. Kegiatan tersebut berlangsung di Cot Mancang, Jaboi, Batee Shoek, dan Paya yang tersebar di tiga kecamatan.

Menurut Faisal, penanaman didukung bantuan benih dari APBN serta pupuk dan obat-obatan pertanian dari APBK. Pihaknya juga terus melakukan pendampingan dan penyuluhan kepada petani untuk menunjang keberhasilan budidaya.

“Target kita tahun ini sekitar 40 hektare. Yang sudah terlaksana kurang lebih delapan hektare, dan penanaman masih berlanjut di beberapa lokasi. Kita juga akan terus mendukung petani melalui bantuan sarana produksi, pendampingan dan penyuluhan,” katanya.

Dalam penanaman di Batee Shoek, petani menggunakan benih varietas Infago 13 Fortis dengan kebutuhan sekitar 15 kilogram untuk lahan yang ditanami. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan padi gogo yang masih berlangsung di Kota Sabang. []

Exit mobile version