DONYAPOST, Banda Aceh – Kualitas udara di Banda Aceh memburuk. Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) tercatat mencapai 144 dengan kategori buruk pada Sabtu (17/10/2026) pukul 17.01 WIB, berdasarkan data platform pemantauan kualitas udara aq i.in.
Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Data tersebut menunjukkan konsentrasi partikel halus PM2.5 mencapai 53 mikrogram per meter kubik (µg/m³), sedangkan PM10 berada pada angka 54 µg/m³.
Pada waktu yang sama, suhu udara tercatat 29 derajat Celsius dengan kelembapan 74 persen. Kecepatan angin sekitar 6,1 kilometer per jam, disertai kondisi mendung dan potensi hujan lokal di sejumlah titik.
Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah warga. Rahmat, pengendara transportasi daring yang tinggal di kawasan Lampineung, mengaku merasakan tenggorokan kering dan mata perih ketika berkendara.
“Pantas saja sejak sore kemarin tenggorokan terasa kering dan mata agak perih waktu naik motor di jalan raya. Biasanya udara Banda Aceh segar, tapi akhir-akhir ini terasa agak pengap dan berdebu,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Putri, warga Kuta Alam. Ia mengaku khawatir dengan kondisi udara yang dinilai kurang baik, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di luar rumah.
“Melihat datanya sampai kategori buruk begini, saya memilih membatasi anak-anak bermain di luar rumah dulu. Kalaupun terpaksa keluar, sekarang harus mulai wajib pakai masker lagi demi menjaga kesehatan pernapasan,” katanya.
Warga diimbau memantau perkembangan kualitas udara dan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan selama polusi meningkat. Kelompok sensitif, termasuk anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan, perlu lebih berhati-hati.
Jika mengalami iritasi mata, batuk, atau sesak napas, warga sebaiknya mengurangi paparan polusi dan mencari pertolongan medis jika gejala berat atau menetap.
Data AQI tersebut merupakan pengukuran pada waktu tertentu. Warga disarankan memeriksa pembaruan secara berkala dan membandingkannya dengan informasi resmi dari instansi terkait untuk mengetahui perkembangan kualitas udara di Banda Aceh. []
