DONYAPOST, Banda Aceh — Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Teuku Nanta Muda, S.T., M.M., meminta Pemerintah Kota Banda Aceh dan instansi terkait menelusuri kebenaran video viral yang memperlihatkan seorang lanjut usia (lansia) diduga diminta seseorang melakukan aktivitas meminta-minta dari satu tempat ke tempat lain di Banda Aceh.
Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, informasi yang beredar luas di media sosial tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut perlindungan kelompok rentan, khususnya lansia.
“Kami prihatin dengan video yang sedang beredar. Tentu hal ini menjadi perhatian karena menyangkut perlindungan terhadap warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia,” kata Nanta di Banda Aceh, Rabu (1/10/2026).
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat kepedulian dan pengawasan terhadap kelompok rentan. Pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat dinilai memiliki peran dalam mencegah praktik yang berpotensi merugikan atau mengeksploitasi lansia.
Nanta mendorong Pemko Banda Aceh melalui instansi terkait untuk memverifikasi informasi yang beredar dan mengambil langkah sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Politikus tersebut juga menyatakan DPRK Banda Aceh siap berkoordinasi dan meminta penjelasan dari instansi terkait mengenai langkah yang telah maupun akan dilakukan untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
“Harapan kami, persoalan ini dapat ditangani secara baik, objektif, dan mengedepankan sisi kemanusiaan,” katanya.
Nanta menegaskan, DPRK Banda Aceh mendukung upaya perlindungan masyarakat, terutama kelompok rentan. Ia berharap penanganan persoalan tersebut dilakukan secara humanis, adil, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. []






