DONYAPOST, Banda Aceh — Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menyalurkan bantuan mesin jahit kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) Aceh Jaya.
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Banda Aceh, Selasa (22/9/2026), ditandai dengan penandatanganan berkas kerja sama oleh para pihak terkait.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan keterampilan praktis dan kemandirian siswa disabilitas melalui penyediaan fasilitas keahlian vokasional menjahit.
Sekretaris PW ISNU Aceh Dr Rahmad Syah Putra M.Pd., M.Ag. mengapresiasi kolaborasi tersebut.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi strategis bersama Danantara Indonesia dan BSI. Bantuan mesin jahit ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam memberdayakan para pelajar berkebutuhan khusus di SLB Aceh Jaya agar mereka memiliki keterampilan mandiri yang berdaya saing di masa depan,” ujarnya.
Rahmad mengatakan, penyaluran fasilitas mesin jahit tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan ISNU Berdampak.
Ke depan, bantuan itu akan ditindaklanjuti melalui pembinaan dan pelatihan kriya ecoprint ramah lingkungan. Pelatihan tersebut memadukan keterampilan menjahit dengan teknik pewarnaan alami berbasis dedaunan lokal.
Sementara itu, Islamic Ecosystem Manager (ISE) BSI Regional Aceh Hilwasi menegaskan komitmen BSI mendukung pemberdayaan sosial dan ekonomi berbasis komunitas serta lembaga pendidikan di Aceh.
“BSI tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga berkomitmen membangun ekosistem sosial yang inklusif. Melalui penyaluran bantuan mesin jahit ini, kami berharap dapat mendorong kreativitas dan kemandirian para siswa SLB Aceh Jaya sehingga mampu menciptakan produk yang bernilai ekonomi,” ungkap Hilwasi.
Melalui pembinaan terintegrasi, para siswa diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan dasar menjahit, tetapi juga mampu menghasilkan produk kerajinan ecoprint yang bernilai ekonomi dan siap bersaing di pasar UMKM.[]
