DONYAPOST, Aceh Besar — Kafilah Aceh yang meraih peringkat keempat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, tiba kembali di Aceh, Senin (21/9/2026).
Kepulangan mereka disambut jajaran pejabat Pemerintah Aceh di Ruang VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, anggota DPRA Ilmiza Sa’aduddin Djamal, dan Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah turut hadir.
Asisten Bidang Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Syakir, mengapresiasi capaian kafilah yang melampaui target awal Pemerintah Aceh, yakni masuk 10 besar nasional.
“Kita senang dan bersyukur dengan prestasi luar biasa. Sebelumnya kita menargetkan 10 besar dan di luar dugaan, dengan kolaborasi dan doa bersama kita berada dalam empat besar,” kata Syakir.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Aceh untuk memperkuat pembinaan peserta MTQ. Terlebih, Aceh akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2028.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Aceh untuk melakukan pembinaan yang lebih baik ke depan. Apalagi pada 2028 Aceh menjadi tuan rumah, kita harap Aceh bisa mendapat peringkat yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh sekaligus Ketua Kafilah Aceh, Misran Fuadi, mengatakan pihaknya akan membahas pemberian bonus bagi kafilah berprestasi bersama pimpinan Pemerintah Aceh.
Hasil pembahasan tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
“Semoga akan ada kebijakan pimpinan yang membahagiakan anak-anak kita,” kata Misran.
Pada MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Kafilah Aceh meraih 10 gelar juara utama, terdiri atas empat Juara I, empat Juara II, dan dua Juara III. Aceh juga memperoleh 11 predikat juara harapan.
Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi terbaik Aceh dalam 23 tahun terakhir. Hasil ini diharapkan menjadi modal untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi saat Aceh menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2028. []
