DONYAPOST, Banda Aceh — PMI Kota Banda Aceh menerima penghargaan atas komitmen dan partisipasi aktif dalam penanganan bencana banjir melalui Operasi Senyar 2025–2026 di Provinsi Aceh.
Penghargaan tersebut diserahkan Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, dalam rangkaian kegiatan PMI Provinsi Aceh dan diterima Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, Kamis (17/9/2026).
Penghargaan itu menjadi apresiasi atas kontribusi PMI Kota Banda Aceh dalam mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, termasuk melalui keterlibatan relawan dan personel di lapangan.
Ahmad Haeqal Asri menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran serta relawan PMI Kota Banda Aceh dalam membantu masyarakat terdampak banjir.
Partisipasi dalam Operasi Senyar 2025–2026 menjadi bagian dari komitmen PMI Kota Banda Aceh untuk hadir dalam situasi darurat, memberikan pelayanan kemanusiaan, serta mendukung penanggulangan bencana di berbagai wilayah Aceh.
Selain penghargaan untuk institusi, tiga relawan PMI Kota Banda Aceh juga menerima penghargaan sebagai Perintis atas komitmen, profesionalisme, dan pengabdian dalam penanggulangan bencana melalui Operasi Senyar.
Ketiga relawan tersebut adalah Zulfahmi, Maskur, dan Tarmizi.
Penghargaan itu menjadi apresiasi atas dedikasi ketiganya dalam mendukung misi kemanusiaan dan pelaksanaan operasi penanggulangan bencana di Aceh.
Ahmad Haeqal mengatakan penghargaan yang diterima PMI Kota Banda Aceh dan tiga relawannya menjadi motivasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kualitas pelayanan kemanusiaan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras seluruh relawan serta jajaran PMI Kota Banda Aceh dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus hadir, bergerak, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ahmad Haeqal Asri.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam mendukung penanggulangan bencana di Provinsi Aceh.
“Pengabdian relawan adalah kekuatan PMI. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi, dan menjaga semangat kemanusiaan dalam setiap langkah pengabdian,” tambahnya.
PMI Kota Banda Aceh selanjutnya berkomitmen meningkatkan kapasitas relawan, memperkuat kesiapsiagaan bencana, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi PMI Kota Banda Aceh dan para relawannya untuk terus menjalankan tugas kemanusiaan di tengah berbagai situasi bencana. []






