Sport  

PBVSI Setujui KONI Aceh Ambil Alih Pra PORA Voli

DONYAPOST, Jakarta — Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menyetujui langkah KONI Aceh mengambil alih pelaksanaan Pra PORA cabang olahraga (cabor) voli sebagai bagian dari persiapan menuju PORA XV di Aceh Jaya.

Persetujuan tersebut diperoleh setelah Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Aceh, HT Rayuan Sukma, bertemu jajaran PP PBVSI di Kantor PP PBVSI, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

“Alhamdulillah, pihak PP PBVSI mengerti dengan kondisi cabor voli di Aceh, setelah kita jelaskan secara apa adanya, dengan tidak melebihkan dan mengurangi sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” kata Rayuan Sukma.

Dalam pertemuan tersebut, Rayuan didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengprov PBVSI Aceh, H Musa Bintang. Sementara dari PP PBVSI hadir Waketum Bidang Organisasi Purnama S Yamil, Kabid Perwasitan Sujianto, dan anggota Bidang Organisasi Emil.

Rayuan menjelaskan, Pra PORA voli telah mengalami penundaan sebanyak lima kali dan tidak terlaksana hingga batas waktu yang ditetapkan pada Juni 2026. Hingga kini juga belum terdapat jadwal pasti pelaksanaannya.

Padahal, Pra PORA voli menjadi satu-satunya cabor yang dipertandingkan pada PORA XV yang belum melaksanakan seleksi daerah melalui ajang Pra PORA.

“KONI akhirnya mengambil alih untuk kepastian jadwal pelaksanaan. Pihak PP PBVSI akhirnya menyetujui pelaksanaan Pra PORA cabor voli diambil alih oleh KONI Aceh, demi kelancaran PORA itu sendiri,” ujarnya.

PP PBVSI Soroti Integritas Wasit

Dalam pertemuan tersebut, PP PBVSI juga menitipkan pesan agar KONI Aceh memastikan wasit yang ditunjuk memimpin pertandingan Pra PORA memiliki integritas dan kompetensi.

PP PBVSI, kata Rayuan, tidak ingin mengambil risiko apabila terjadi persoalan dalam pertandingan akibat kualitas perangkat pertandingan.

“Kita telah berjanji untuk mematuhi imbauan dimaksud, terutama menyangkut kualitas wasit yang benar-benar kompeten, sehingga laga itu menjadi enak ditonton dan jauh dari unsur-unsur non-fair play,” katanya.

18 Daerah Sudah Mendaftar

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Pra PORA Cabor Voli, Saiful Hazainun, mengatakan hingga Kamis (20/8/2026) sudah 18 kabupaten/kota mendaftarkan tim untuk mengikuti Pra PORA voli.

Pendaftaran akan ditutup pada 24 Agustus 2026. Jumlah peserta tersebut bahkan telah melampaui kuota awal Pra PORA yang ditetapkan sebanyak 14 tim.

“Pendaftaran itu akan kita tutup tanggal 24 Agustus, namun secara kuota, jumlah tim yang ikut sudah melebihi kuota Pra PORA, yaitu sebanyak 14 tim. Tapi angka pasti pendaftar itu akan tampak pada saat penutupan pendaftaran nantinya,” kata Saiful, didampingi Ketua Bidang Perwasitan, Khairul.

Pra PORA voli akan mempertandingkan nomor voli indoor dan voli pasir, masing-masing untuk kategori putra dan putri. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Gedung JSC Kota Jantho, Aceh Besar.

Sejumlah daerah yang telah disebut mendaftarkan tim antara lain Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Simeulue, Banda Aceh, Langsa, dan Lhokseumawe.

Jumlah final peserta masih menunggu penutupan pendaftaran pada 24 Agustus 2026. []