Indeks
Berita  

Siswa SMA 2 Banda Aceh Melaju ke Grand Final Cerdas-Cermat

DONYAPOST, Banda Aceh – Sebanyak 10 siswa SMA 2 Banda Aceh yang berhasil menjuarai Lomba Cerdas-Cermat Empat Pilar MPR-RI 2026 tingkat Provinsi Aceh mendapat apresiasi dari Pemerintah Aceh.

Mereka dijadwalkan mewakili Aceh pada Grand Final tingkat nasional bersama 38 SMA dari berbagai provinsi di Indonesia. Kesepuluh siswa tersebut diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, di ruang rapat Setda Aceh, Banda Aceh, Selasa (11/8/2026).

“Selamat ya. Persiapkan diri dengan baik untuk meraih yang terbaik pada tingkat nasional,” kata Sekda Nasir.

Para siswa yang akan berlaga di tingkat nasional tersebut yakni Aslan Sagusta Putra, Muhammad Zaghlul Rizky Hasibuan, Fasya Elfariez, Recha Anggreani Fauzan, Misha Fathia, Syalsa Billa Azira T, Selsy Adilla Azira T, Naila, Anjani Sakhi Azaria Syahla, dan Annora Sasikirana.

Mereka datang ke kantor Gubernur Aceh didampingi Kepala SMA 2 Banda Aceh, Dr Herlina Dewi, bersama sejumlah guru. Mereka difasilitasi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin dan Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh Syarwan Joni.

Turut hadir dewan juri Lomba Cerdas-Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Aceh, Prof Dr Syafrizal Abbas, Dr M Yasir Putra Utama, dan Dr Nurlis Effendi.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Nasir meminta Dinas Pendidikan Aceh dan pihak SMA 2 Banda Aceh memberikan persiapan maksimal kepada para siswa sebelum menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Ia bahkan meminta seluruh peserta dikarantina dan mengikuti training center selama sepekan.

“Mereka harus digembleng dan masuk karantina. Carikan tempat yang bagus, sediakan semua kebutuhan mereka. Jangan sampai kelelahan, istirahat yang cukup, dan jangan sakit,” pesan Nasir.

Menurutnya, waktu yang tersedia sekitar 10 hari harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempersiapkan para siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional.

“Mereka wajib masuk Training Center selama seminggu. Kita punya waktu 10 hari. Selama kompetisi, mereka harus disiapkan. Tidak ada kompetisi tanpa persiapan. Jadi harus disiapkan sehingga kompetitif,” tegasnya.

Nasir juga memastikan persoalan anggaran tidak menjadi kendala dalam persiapan tersebut. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Aceh untuk memastikan seluruh kebutuhan siswa terpenuhi.

“Nanti saya dan Pak Kadis Pendidikan Aceh yang mencari anggarannya. Jadi soal biaya nggak perlu khawatir dan tak perlu dipikirkan. Biar kami yang sediakan,” katanya.

Nasir juga menyatakan akan hadir langsung pada babak final nasional untuk memberikan dukungan kepada para siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian Sekda Aceh terhadap para siswa SMA 2 Banda Aceh.

“Kami, di Dinas Pendidikan Aceh tentu wajib menjalankan amanah Pak Sekda. Bagaimana pun para siswa ini perlu diberi perhatian yang terbaik agar mereka dapat berkompetisi dengan bagus,” katanya.

Kepala SMA 2 Banda Aceh Herlina Dewi mengaku bersyukur atas apresiasi dan dukungan yang diberikan Pemerintah Aceh.

“Baru kali ini kami mendapat apresiasi seperti ini. Kami akan berusaha keras untuk dapat berkompetisi dengan baik nanti,” katanya. []

Exit mobile version