DONYAPOST, Banda Aceh — Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar kegiatan upgrading dan rapat kerja (raker) untuk memperkuat kapasitas organisasi serta menyusun program kerja periode 2026–2027, di Aula Mini FAH, Jumat (5/6/2026).
Dalam kegiatan itu, Dekan FAH UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MA PhD, menegaskan pentingnya organisasi mahasiswa menghadirkan program yang berdampak nyata bagi kampus dan masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus SEMA FAH dan dibuka langsung oleh Dekan FAH. Selain menyusun arah program kerja selama satu periode ke depan, peserta juga mendapatkan penguatan kapasitas organisasi melalui sesi pelatihan kepemimpinan dan tata kelola kelembagaan mahasiswa.
Dalam arahannya, Syarifuddin menekankan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis sebagai wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan akademik mahasiswa.
“Organisasi mahasiswa harus mampu melahirkan program-program yang berdampak, baik bagi pengembangan akademik maupun masyarakat,” ujar Syarifuddin.
Menurutnya, setiap program yang dirancang harus memiliki nilai akademik, manfaat sosial, serta berkontribusi terhadap pembentukan karakter mahasiswa. Ia juga mendorong pengurus organisasi untuk terus berinovasi dengan mengadopsi berbagai praktik baik yang diterapkan di perguruan tinggi lain.
Selain agenda penyusunan program kerja, kegiatan tersebut menghadirkan Siti Aminah MMLS dan Deskananda SHum sebagai narasumber. Keduanya memberikan materi terkait kepemimpinan organisasi, tata kelola kelembagaan, serta pengembangan kapasitas pengurus mahasiswa.
Ketua Panitia, Naela Putri Haeva, mengatakan upgrading dan raker menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi internal sekaligus menyamakan visi seluruh pengurus.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi pengurus untuk menjalankan amanah organisasi secara lebih progresif dan bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, Ketua SEMA FAH UIN Ar-Raniry, M. Hafizh Furqani, menyebut raker bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi forum strategis untuk merumuskan arah gerak organisasi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
“Kami ingin program yang disusun benar-benar realistis, berdampak, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, SEMA FAH UIN Ar-Raniry berharap dapat melahirkan program-program yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.






