Berita  

92 Calhaj Abdya Berangkat ke Tanah Suci, Satu Jamaah Tunda

Foto via Waspada.id | © Hak cipta foto diataACs dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

DONYAPOST, Blangpidie — Sedikitnya 92 Jamaah Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya, Sabtu (16/5/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala SKPK, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah.

Sementara itu, satu jamaah lainnya terpaksa menunda keberangkatan akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kakanmenhaj) Abdya, M. Yatim, mengatakan dari total 93 jamaah yang sebelumnya tercatat, satu orang dipastikan belum dapat berangkat tahun ini.

“Total jamaah yang berangkat sebanyak 92 orang. Satu jamaah atas nama Sabiwan, warga Kecamatan Manggeng, menunda keberangkatan karena sedang menjalani perawatan intensif di RSZA Banda Aceh,” ujarnya.

Menurutnya, jamaah tersebut telah mengajukan penundaan keberangkatan dan dijadwalkan kembali masuk daftar keberangkatan pada musim haji tahun depan.

“Kita doakan beliau segera diberikan kesembuhan sehingga dapat berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun mendatang,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Abdya, Amrizal, yang melepas secara resmi rombongan Calhaj, menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang penuh perjuangan dan pengorbanan.

Menurutnya, para jamaah telah melalui proses panjang, mulai dari menabung bertahun-tahun, menunggu antrean keberangkatan, mengikuti manasik, hingga mempersiapkan kondisi fisik dan mental.

“Kesempatan menjadi tamu Allah merupakan nikmat luar biasa yang patut disyukuri dengan sungguh-sungguh,” kata Amrizal dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi mengingat kondisi cuaca dan lingkungan di Makkah maupun Madinah sangat berbeda dengan Indonesia.

“Jaga stamina dan kebugaran agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik dan khusyuk,” pesannya.

Kepada petugas pendamping haji, Amrizal meminta agar memberikan pelayanan maksimal, terutama bagi jamaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus selama menjalankan ibadah.

“Kehadiran petugas sangat penting untuk memastikan jamaah tetap nyaman, aman, dan terbantu selama di Tanah Suci,” tukas dia. [wspid]