Indeks
Berita  

Rakerprov KONI Aceh Siap Digelar, Enam Cabor Baru Masuk Pembahasan

| © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

DONYAPOST, Banda Aceh — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh memastikan pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) tahun 2026 siap digelar sesuai jadwal pada 8-9 Mei mendatang di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh.

Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat panitia Rakerprov KONI Aceh yang berlangsung di ruang rapat utama Kantor KONI Aceh, Lhoong Raya, Rabu (6/5/2026).

Rapat dipimpin Ketua Organizing Committee (OC) Drs HT Rayuan Sukma didampingi Ketua Steering Committee (SC) Dr Mansur MKes dan diikuti seluruh jajaran kepanitiaan.

“Alhamdulillah, dari paparan seluruh ketua dan penanggung jawab seksi, semua persiapan sudah kliir. Artinya, kita tinggal menunggu hari pelaksanaan,” kata Rayuan Sukma.

Dalam rapat tersebut, setiap seksi diminta memaparkan progres persiapan, mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga penyusunan bahan tertulis untuk sidang komisi dan pleno. Seluruh seksi disebut telah menyelesaikan tugas masing-masing.

Rayuan mengapresiasi kerja panitia yang dinilai berjalan on the track. Ia berharap kesiapan teknis yang telah dirampungkan benar-benar dapat dibuktikan saat pelaksanaan Rakerprov nanti.

“Harapannya tentu Rakerprov berjalan sesuai ekspektasi seluruh insan olahraga Aceh,” ujarnya.

Sesuai agenda, Rakerprov KONI Aceh 2026 direncanakan dibuka langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.

Forum tersebut akan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari evaluasi program kerja, penyusunan agenda olahraga tahun 2026, hingga evaluasi terhadap pengurus provinsi cabang olahraga (Pengprov Cabor) binaan KONI Aceh.

Selain itu, Rakerprov juga akan membahas permohonan enam cabang olahraga baru yang mengajukan diri menjadi anggota binaan KONI Aceh.

“Saat ini ada enam cabor baru yang mendaftar. Keberadaan mereka akan dikaji secara komprehensif, termasuk syarat jumlah minimal pengcab dan legalitas dari pengurus pusat,” jelas Rayuan.

Menurutnya, keputusan diterima atau tidaknya cabor baru tersebut tidak akan diputuskan secara internal, melainkan melalui forum resmi Rakerprov yang memiliki legitimasi organisasi.

“Yang memutuskan nanti adalah floor Rakerprov. Jadi semua unsur, baik KONI kabupaten/kota maupun pengprov cabor, ikut mengetahui dan membahasnya bersama,” katanya.

Rakerprov KONI Aceh nantinya akan diikuti jajaran pengurus KONI Aceh, perwakilan KONI kabupaten/kota, serta seluruh pengprov cabor binaan. Masing-masing peserta hanya diberikan kuota dua orang demi efisiensi anggaran dan efektivitas pembahasan dalam sidang komisi maupun pleno.

“Pembatasan peserta ini untuk efisiensi anggaran sekaligus menjaga efektivitas pembahasan,” demikian Rayuan Sukma.

Exit mobile version