DONYAPOST, Banda Aceh — Sidang Senat Terbuka Universitas Teuku Umar resmi menetapkan tiga nama calon rektor periode 2026–2030 setelah melalui proses penyaringan ketat di Ruang Rapat Senat, Kamis (23/4/2026).
Tahapan ini menjadi titik krusial dalam menentukan arah kepemimpinan kampus ke depan. Proses penyaringan diawali dengan pemaparan visi, misi, serta rencana kerja dari empat bakal calon di hadapan anggota senat.
Keempat kandidat tersebut adalah Dahlan Abdullah dari Universitas Malikussaleh, serta tiga kandidat dari Universitas Syiah Kuala, yakni Irwansyah, Iskandar AS, dan Nyak Amir. Setelah pemaparan, agenda dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pendalaman materi selama 60 menit.
Memasuki tahap penentuan, Senat UTU yang dipimpin Basri menggelar rapat tertutup untuk pemungutan suara. Mekanisme ini mengacu pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 serta peraturan senat UTU tahun 2026.
Pada pemungutan suara tahap pertama, Nyak Amir unggul dengan 14 suara, disusul Irwansyah dengan 4 suara. Sementara Dahlan Abdullah dan Iskandar AS belum memperoleh suara. Karena terjadi hasil imbang pada posisi ketiga, dilakukan pemungutan suara ulang khusus untuk kedua kandidat tersebut.
Hasil pemungutan ulang menempatkan Iskandar AS dengan 16 suara, sementara Dahlan Abdullah memperoleh 2 suara. Berdasarkan hasil akhir, Senat menetapkan tiga besar calon rektor, yakni Nyak Amir di peringkat pertama, Irwansyah di peringkat kedua, dan Iskandar AS di peringkat ketiga.
Ketiga nama ini selanjutnya akan dikirim ke kementerian untuk mengikuti tahap akhir berupa wawancara langsung oleh Menteri. Penentuan rektor terpilih akan didasarkan pada komposisi penilaian 65 persen suara senat universitas dan 35 persen suara menteri.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UTU, T Alamsyah, didampingi Sekretaris Eza Aulia dan anggota Fitriadi, menegaskan bahwa seluruh proses berjalan tertib dan transparan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran proses ini. Diharapkan tahapan selanjutnya berjalan baik dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Universitas Teuku Umar,” ujarnya.
