DONYAPOST, Banda Aceh — Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bersama para wali kota dan delegasi Rakerkomwil I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia melakukan aksi penanaman pohon di Hutan Kota Tibang, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah tantangan perkotaan.
Aksi tersebut diikuti oleh perwakilan dari 24 kota yang hadir dalam agenda APEKSI di Banda Aceh. Sebanyak 30 pohon ditanam sebagai langkah konkret memperkuat ruang hijau sekaligus pesan ekologis lintas daerah.
Illiza menegaskan, Hutan Kota Tibang yang telah dibangun sejak 2008 harus terus dijaga keberlanjutannya, terutama untuk mendukung ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Banda Aceh yang saat ini telah mencapai 14,34 persen.
“Kita harus melestarikan hutan kota ini dan memperbanyak jenis tumbuhan untuk generasi mendatang. Kita pilih pohon yang berbuah agar manfaatnya juga dirasakan masyarakat,” ujar Illiza.
Jenis pohon yang ditanam antara lain mangga, rambutan, dan jambu Jamaika—tanaman produktif yang tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga bernilai ekonomi bagi warga sekitar.
Menurutnya, langkah kecil seperti penanaman pohon harus menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar seremoni. Ia berharap, pohon-pohon tersebut dapat tumbuh dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga lingkungan.
“Semoga Banda Aceh menjadi kota yang hijau, tangguh, dan penuh keberkahan,” tutup Illiza.
