DONYAPOST, Darussalam — Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menetapkan empat kandidat yang lolos verifikasi administrasi untuk periode 2026–2030.
Penetapan tersebut tertuang dalam surat resmi panitia tertanggal 16 April 2026, setelah seluruh pendaftar melalui proses verifikasi dokumen secara menyeluruh.
Keempat kandidat yang dinyatakan memenuhi syarat yakni Prof Muhammad Siddiq MH PhD, Prof Dr Saifullah MAg, Prof Dr Inayatillah MAg, dan Prof Dr Mujiburrahman MAg.
Ketua Panitia Penjaringan, Prof Dr Khairuddin MAg, mengatakan seluruh kandidat telah memenuhi ketentuan administratif berdasarkan hasil pemeriksaan faktual dan pencocokan dokumen.
“Keempatnya dinyatakan memenuhi syarat karena telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh dokumen kandidat telah diserahkan kepada rektor pada Jumat (17/4/2026), dan selanjutnya diteruskan kepada Ketua Senat Universitas untuk mendapatkan pertimbangan kualitatif sebelum diproses lebih lanjut di Kementerian Agama RI.
Proses penjaringan berlangsung sejak 27 Februari hingga 16 April 2026, mencakup tahapan pengumuman, pendaftaran, verifikasi, masa perbaikan berkas, hingga penetapan bakal calon.
Panitia juga telah menggelar rapat pleno pada 14 April 2026 untuk memastikan kelengkapan dokumen masing-masing kandidat.
Khairuddin menegaskan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai pedoman Kementerian Agama, guna menjamin proses yang profesional dan transparan.
“Proses ini dijalankan untuk menghasilkan kepemimpinan terbaik bagi UIN Ar-Raniry ke depan,” katanya.
Diketahui, Prof Muhammad Siddiq menjadi pendaftar pertama pada 16 Maret 2026, disusul Prof Saifullah (27 Maret), Prof Inayatillah (30 Maret), dan Prof Mujiburrahman (31 Maret).
Dengan lolosnya empat nama tersebut, proses pemilihan Rektor UIN Ar-Raniry kini memasuki tahap krusial yang akan menentukan arah kepemimpinan kampus ke depan.
