Berita  

DPRK Banda Aceh Desak PUPR Hentikan Proyek Tambal Sulam

Minta Perbaikan Jalan Berkualitas

| © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

DONYAPOST, Banda Aceh — Anggota DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk tidak lagi melakukan perbaikan jalan secara asal-asalan.

Ia menegaskan, kualitas harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar tambal sulam yang cepat rusak.

Desakan ini disampaikan Ramza menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait jalan berlubang di sejumlah titik di Kota Banda Aceh. Bahkan, beberapa ruas yang baru diperbaiki dilaporkan kembali rusak dalam waktu singkat.

“Jangan setiap tahun perbaiki jalan terus, seperti proyek abu nawas, asal-asalan,” tegas Ramza saat meninjau langsung kondisi jalan di Kecamatan Jaya Baru dan Kutaraja bersama aparatur gampong dan pihak PUPR, Selasa (14/4/2026).

Ketua Fraksi Gerindra sekaligus anggota Komisi III itu menilai pola perbaikan yang berulang tanpa peningkatan kualitas hanya akan memboroskan anggaran daerah.

Menurutnya, pengerjaan jalan harus dilakukan dengan perencanaan matang, material yang sesuai standar, serta pengawasan ketat.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam proses pengerjaan proyek. Ramza meminta PUPR membuka informasi terkait spesifikasi teknis, anggaran, serta pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut agar publik dapat ikut mengawasi.

“Kalau kualitasnya bagus, tentu tidak akan cepat rusak. Ini harus jadi evaluasi serius, jangan sampai uang rakyat habis untuk pekerjaan yang tidak tahan lama,” ujarnya.

Selain itu, Ramza menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kontraktor. Ia meminta pemerintah kota tidak ragu memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti bekerja tidak sesuai standar.

Menurutnya, kondisi jalan yang buruk tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Oleh karena itu, perbaikan jalan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar menutup lubang tanpa memperbaiki struktur dasar jalan.

Ramza berharap, ke depan Dinas PUPR mampu menghadirkan kualitas pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak lagi dihadapkan pada persoalan jalan rusak yang berulang setiap tahun.