DONYAPOST, Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh Fadlullah menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang harus diselesaikan secara tuntas agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal.
Hal tersebut disampaikan Fadlullah saat mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Apel Pembukaan Gelombang III Satgas Pemulihan Pascabencana Praja IPDN dan ASN Kementerian Dalam Negeri, di Lapangan Dapur Umum Satgas (Halaman Dinas PU) Aceh Tamiang, Sabtu (4/4/2026).
“Pemerintah Aceh terus mendorong percepatan pemulihan agar seluruh aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal,” ujar Fadlullah.
Kehadiran Wakil Gubernur Aceh bersama Mendagri serta jajaran Forkopimda dalam apel tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
Berdasarkan data Satgas, progres pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan. Dari 52 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebanyak 38 daerah telah kembali dalam kondisi normal, sementara Aceh Tamiang terus menunjukkan tren perbaikan meskipun masih memerlukan perhatian pada beberapa sektor.
Fadlullah juga mengapresiasi kinerja Satgas Praja IPDN dan ASN Kemendagri pada Gelombang I dan II yang dinilai berhasil menuntaskan berbagai target di lapangan, mulai dari pembersihan fasilitas pemerintahan hingga pemulihan kawasan permukiman masyarakat.
“Kerja keras Satgas di lapangan sangat membantu percepatan pemulihan. Ini bukti nyata kolaborasi yang efektif antara pemerintah pusat dan daerah,” katanya.
Untuk mendukung percepatan pemulihan lanjutan, pada Gelombang III ini sebanyak 768 personel kembali diturunkan dengan fokus penyelesaian 42 titik sasaran di wilayah Aceh Tamiang.
Wakil Gubernur menekankan pentingnya optimalisasi kerja di lapangan, termasuk penguatan koordinasi, percepatan pembersihan sisa lumpur, perbaikan drainase, serta pemulihan akses lingkungan masyarakat.
Menurutnya, apel pembukaan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh target pemulihan dapat diselesaikan secara menyeluruh, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal dan roda pemerintahan berjalan optimal.






