DONYAPOST, Bekasi — Persiraja Banda Aceh harus pulang tanpa poin usai takluk 0-1 dari FC Bekasi City dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (22/2/2026) malam. Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak Ramadan pada menit ke-62.
Namun, kekalahan tersebut menyisakan kontroversi. Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, secara terbuka melayangkan kritik keras terhadap keputusan wasit Agus Fauzan Arifin yang dinilainya merugikan timnya.
Menurut Jaya, pertandingan berlangsung menarik dengan tempo tinggi dan jual beli serangan sejak babak pertama. Ia menilai kedua tim sama-sama menciptakan peluang, tetapi keputusan perangkat pertandingan mengubah jalannya laga.
“Sebenarnya pertandingan tadi itu enak ditonton, dari babak pertama dan babak kedua, kita saling serang. Tapi keputusan-keputusan wasit tidak ada yang adil. Sebelum gol terjadi itu sudah ada pelanggaran lebih dulu,” ujar Jaya usai laga.
Legenda sepak bola Indonesia itu menegaskan bahwa sebelum gol Ramadan tercipta, ada dugaan pelanggaran tangan oleh pemain FC Bekasi City yang luput dari perhatian wasit.
Ia juga menyinggung absennya teknologi VAR yang membuat insiden krusial tidak bisa ditinjau ulang.
“Kita tidak ada yang bergerak, karena sudah ada pelanggaran lebih dulu oleh Eze pakai tangan. Tidak ada VAR. Kejadian gol itu cukup fatal buat kita,” katanya.
Jaya bahkan menyebut keputusan wasit telah merusak kualitas pertandingan yang sebelumnya berjalan menarik.
“Makanya sepak bola kita itu rusak, gara-gara ini (wasit). Yang tadinya enak ditonton, jadi keputusan-keputusan wasit perlu dipertanyakan,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti insiden pelanggaran di lini tengah yang dinilainya berpotensi kartu merah, tetapi luput dari sanksi. Jaya juga menuding pemain tuan rumah kerap membuang waktu dengan pura-pura cedera untuk merusak ritme permainan Persiraja.
Di sisi lain, bek Persiraja Ariel Kurung mengakui timnya bermain cukup baik, namun keputusan wasit memengaruhi fokus pemain hingga berujung kebobolan.
Kekalahan ini membuat Persiraja gagal mencuri poin di Bekasi. Sebelumnya, kedua tim dua kali bermain imbang pada pertemuan musim ini. Hasil di Patriot pun menambah daftar laga panas yang diwarnai polemik kepemimpinan wasit.
Musim ini Persiraja dan FC Bekasi City sudah bertemu tiga kali, dua laga sebelumnya berakhir imbang. Yakni dengan skor 1-1 di kandang Persiraja, dan 0-0 di kandang FC Bekasi City pada putaran kedua.
View this post on Instagram








