Berita  

Jelang Meugang Harga Daging Melonjak, Satgas Sidak Pasar Blangpidie

Foto via Waspada.id

DONYAPOST, Blangpidie — Menjelang tradisi Meugang dan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) turun langsung melakukan pengawasan di Pasar Blangpidie, Desa Pasar, Kecamatan Blangpidie, Senin (16/2/2026).

Dikutip dari Waspada.id disebutkan, pengawasan dilakukan menyusul lonjakan harga daging sapi dan kerbau yang naik signifikan dari Rp170.000 per kilogram menjadi Rp200.000 per kilogram dalam waktu singkat.

Kenaikan Rp30.000 per kilogram ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menekan daya beli masyarakat jelang hari besar keagamaan.

Tim Satgas dipimpin Kasat Reskrim Polres Abdya AKP Wahyudi, S.H., M.H., dengan melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Perindagkop, Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan, serta Perum Bulog Cabang Blangpidie.

Kegiatan pengawasan mengacu pada regulasi Badan Pangan Nasional 2024 dan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satgas Pangan.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok relatif stabil dan stok mencukupi. Beras medium tercatat Rp15.400 per kilogram, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, Minyak Kita Rp16.400 per liter, daging ayam ras Rp35.000 per kilogram, telur ayam ras Rp53.000 per papan, cabai merah besar Rp40.000 per kilogram, dan bawang merah Rp30.000 per kilogram.

Namun dua komoditas menjadi sorotan utama, yakni daging sapi/kerbau yang melonjak hingga Rp200.000 per kilogram serta sawi hijau yang naik dari Rp15.000 menjadi Rp20.000 per kilogram akibat stok terbatas.

Satgas menilai kenaikan harga daging dipicu lonjakan permintaan menjelang Meugang. Meski stok ternak dinyatakan cukup dan tidak ditemukan indikasi penimbunan, fluktuasi harga tetap menjadi alarm bagi stabilitas pasar dan perlindungan konsumen.

Tim juga menegaskan pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan hingga awal Ramadhan. Sosialisasi kepada pedagang terkait kepatuhan Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Acuan Penjualan (HAP), izin edar, serta standar mutu pangan terus digencarkan untuk mencegah pelanggaran.

Lonjakan harga daging menjelang hari besar keagamaan kembali menegaskan kerentanan pasar terhadap tekanan permintaan musiman. Pemerintah daerah kini berada di garis depan untuk memastikan stabilitas harga tidak hanya di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat.