DONYAPOST, Banda Aceh — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Aceh, Marlina Usman, menegaskan pentingnya koordinasi aktif dan berjenjang antara kader PKK dengan para pemangku kebijakan di daerah.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan program pembangunan dan pembenahan kehidupan sosial masyarakat.
Hal itu disampaikan Marlina saat melakukan pembinaan dan penilaian Gampong Mawaddah Warahmah (Gammawar) di Kantor TP PKK Desa Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, Selasa (3/11/2026).
Menurut perempuan yang akrab disapa Kak Na itu, para pemangku kebijakan di daerah merupakan pihak yang paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing. Karena itu, kader PKK harus membangun komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan.
“Kader PKK merupakan garda terdepan organisasi ini dalam upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga. Dengan 10 Program Pokok PKK, kita dituntut untuk terus bersinergi dan berkoordinasi dengan para pemangku kebijakan di daerah secara bertahap dan berjenjang untuk menyukseskan berbagai program dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ujar Kak Na.
Ia mengingatkan, tanpa koordinasi yang baik, berbagai upaya yang dilakukan kader PKK berisiko tidak tersampaikan kepada pengambil kebijakan. Akibatnya, kendala di tingkat bawah sulit diketahui dan ditangani secara tepat.
“Tanpa koordinasi yang baik, maka semua kerja-kerja kader akan sia-sia. Ingat, tanpa koordinasi maka Ketua TP PKK Pusat tidak mengetahui kendala PKK di tingkat provinsi. Demikian juga TP PKK Aceh tentu tidak mengetahui permasalahan dan kendala di tingkat kabupaten dan kota demikian seterusnya hingga tingkat kecamatan dan gampong,” ucap Kak Na.
Karena itu, ia meminta kader PKK membangun pola pelaporan secara berjenjang, mulai dari tingkat gampong hingga pemerintah pusat.
“PKK Gampong bersama Geuchiek melapor ke kecamatan, camat melapor ke Bupati, bupati melapor ke Gubernur dan PKK Aceh, jika kendala tersebut tidak juga bisa ditanggulangi di Pemerintah Aceh, maka kami akan meminta bantuan ke Pemerintah Pusat, ke PKK Pusat,” kata Kak Na.
Istri Gubernur Aceh itu meyakini, koordinasi aktif dan kerja bersama lintas sektor akan mempermudah penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Dalam arahannya, Kak Na juga mengingatkan para pemangku kebijakan mengenai semakin luasnya tugas Posyandu, seiring penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.
“Tugas kami di Posyandu semakin luas. Kini, Posyandu tidak lagi sebatas timbang-timbang badan balita, tugas kami lebih luas. Karena itu, sekali lagi, koordinasi adalah kunci untuk menyukseskan berbagai program kerja pemerintah,” ujarnya.
Selain memberikan arahan, Kak Na meninjau kebun tanaman obat keluarga (toga) PKK Desa Gosong Telaga Selatan. Kebun tersebut ditanami berbagai jenis tanaman buah, obat-obatan, dan sayuran yang dinilai dapat mendukung kebutuhan keluarga.
Ia mengimbau kader PKK agar tidak hanya mengembangkan kebun toga di lingkungan kantor PKK, tetapi juga mengajak masyarakat menanam berbagai tanaman bermanfaat di pekarangan rumah masing-masing.
“Jika kita memiliki kebun toga sendiri, maka kebutuhan harian di rumah bisa terpenuhi, ini tentu akan meminimalisir pengeluaran harian,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Kak Na juga mengikuti senam lansia bersama para lanjut usia, meninjau pemeriksaan kesehatan rutin di Posyandu Cendrawasi, serta berdialog dengan anak-anak yang sedang menggambar di perpustakaan desa.
Ia turut mengunjungi Rumah Sehat milik Suwirna. Rumah Sehat merupakan salah satu indikator penilaian Gammawar. Kak Na menilai rumah tersebut sangat rapi, sehat, dan nyaman. Sebagai bentuk apresiasi, ia menyerahkan hadiah satu unit mesin jahit kepada Suwirna.
Sementara itu, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mengapresiasi kunjungan Ketua TP PKK Aceh untuk melakukan pembinaan dan pendampingan Gampong Mawaddah Warahmah di Desa Gosong Telaga Selatan.
Oyon juga menyambut positif pelaksanaan Lomba Gammawar. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi gampong dan desa untuk terus berbenah serta meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.






