DONYAPOST, Aceh Besar — Turnamen sepak bola Semi Open Kuta Gunong Cup 2026 resmi bergulir di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Ahad (1/11/2026). Sebanyak 32 klub dari Aceh Besar dan Banda Aceh ambil bagian dalam kompetisi yang memperebutkan total hadiah Rp45 juta tersebut.
Pembukaan berlangsung meriah di Lapangan Kuta Gunong FC, Gampong Jruek Bale–Jruek Bak Kreh, Indrapuri. Turnamen dijadwalkan berlangsung hingga 16 November 2026.
Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti, A.Md., S.I.Kom., secara resmi membuka kompetisi tersebut. Hadir pula Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Kabupaten Aceh Besar, Abdullah, S.Sos., Ketua PSSI Indrapuri Nasrul Haq, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Besar Zulfikar, S.Pd., serta tokoh Aceh Besar, Mahyar Zakhwan, S.Ag.
Dalam sambutannya, Abdul Muchti menyampaikan bahwa Nazaruddin atau Dek Gam, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, semula dijadwalkan membuka turnamen. Namun, karena agenda lain, ia belum dapat menghadiri acara pembukaan.
“Beliau sebenarnya yang dijadwalkan membuka turnamen ini, tetapi karena ada agenda lain sehingga belum bisa hadir. Beliau menitipkan salam dan insyaallah pada penutupan nanti akan hadir sekaligus menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim,” ujar Abdul Muchti, yang juga Ketua PAN Aceh Besar.
Abdul Muchti menyambut positif penyelenggaraan Kuta Gunong Cup 2026. Menurutnya, turnamen antarklub seperti ini menjadi wadah bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendukung pembinaan dan regenerasi sepak bola daerah.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan pemain potensial yang nantinya mampu memperkuat Persatuan Sepak Bola Aceh Besar (PSAB), bahkan menembus kompetisi tingkat nasional hingga internasional.
“Mudah-mudahan dari turnamen ini lahir bibit-bibit pemain yang bisa kita promosikan untuk PSAB Aceh Besar ke depan. Kita berharap melalui regenerasi dan kompetisi seperti ini, kejayaan sepak bola Aceh Besar dapat kembali,” katanya.
Sementara itu, General Manager (GM) Kuta Gunong, IPDA Agus Munawar, S.H., mengingatkan seluruh tim dan pemain agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Ia menegaskan, turnamen ini tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan dan hadiah, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat serta membangun mental bertanding.
“Kami mengajak seluruh pemain menjunjung tinggi sportivitas. Jangan saling menghina ataupun membuat keributan. Tujuan kami menyelenggarakan turnamen ini adalah memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menunjukkan bakat mereka melalui sepak bola,” ujarnya.
Panitia menyiapkan total hadiah Rp45 juta, termasuk penghargaan individu bagi pemain yang menunjukkan penampilan terbaik selama turnamen.
Juara pertama akan menerima hadiah Rp20 juta, juara kedua Rp13 juta, sedangkan juara ketiga bersama memperoleh Rp9 juta.
Selain hadiah untuk tim, panitia juga menyediakan penghargaan pemain terbaik sebesar Rp1 juta, top skor Rp1 juta, kiper terbaik Rp500 ribu, serta pemain terbaik kategori U-19 sebesar Rp500 ribu.
Melalui Kuta Gunong Cup 2026, panitia berharap kompetisi ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta muda sepak bola dari Aceh Besar dan Banda Aceh.
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen tersebut diharapkan melahirkan pemain potensial yang kelak mampu membawa nama Aceh Besar ke level kompetisi lebih tinggi. [rl]






