Berita  

Mushalla Bantuan Yayasan Satu Untuk Negeri TvOne Diresmikan

DONYAPOST, Idi — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meresmikan Mushalla Amaliah di Dusun Kebun Kelapa, Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Senin (19/10/2026).

Mushalla tersebut dibangun melalui bantuan Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne bagi masyarakat terdampak banjir bandang pada 2025.

Peresmian itu disambut antusias masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut General Manager Project Satu Untuk Negeri tvOne, Adrian Gantira, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, unsur Forkopimcam Idi Rayeuk, para geuchik, serta masyarakat setempat.

Adrian Gantira menjelaskan, pembangunan Mushalla Amaliah merupakan bentuk kepedulian Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne terhadap masyarakat Aceh Timur yang terdampak banjir bandang.

“Bantuan tersebut dihimpun melalui donasi dan partisipasi para pemirsa tvOne yang ingin membantu warga bangkit setelah bencana,” kata Adrian.

Dalam sambutannya, Bupati Al-Farlaky menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne beserta para pemirsa yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh Timur, khususnya warga terdampak banjir bandang.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan mushalla, tetapi juga menjadi wujud kepedulian yang menguatkan masyarakat dalam menghadapi masa sulit pascabencana.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne beserta seluruh pemirsa yang telah membantu.”

“Ini bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat kami. Di tengah upaya bangkit setelah banjir, dukungan seperti ini memberikan semangat bagi warga untuk kembali menata kehidupan,” ujar Al-Farlaky.

Ia menegaskan, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali rumah dan infrastruktur yang rusak. Kehidupan sosial, keagamaan, serta semangat kebersamaan masyarakat juga perlu diperkuat.

Karena itu, ia berharap Mushalla Amaliah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari salat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, hingga kegiatan yang mempererat silaturahmi warga.

“Jangan hanya bangunannya yang kita jaga, tetapi juga kita makmurkan mushalla ini. Jadikan tempat ini sebagai pusat ibadah, tempat anak-anak belajar Al-Qur’an, dan tempat masyarakat mempererat silaturahmi. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Al-Farlaky juga menyampaikan perkembangan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir. Pemerintah daerah, katanya, terus mengawal kebutuhan masyarakat terdampak, termasuk penyaluran bantuan jaminan hidup (jadup).

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait agar proses pemulihan berjalan dan bantuan dapat menjangkau masyarakat sesuai ketentuan,” pungkas mantan jurnalis Harian Serambi Indonesia tersebut. []