DONYAPOST, Banda Aceh — Bukan sekadar mengikuti pelatihan kebencanaan, para siswa peserta Disaster Science Camp 2026 TDMRC USK membuktikan pemahaman mereka lewat enam video mini project.
Dalam karya berdurasi 90 detik itu, mereka mengemas pesan tentang mitigasi bencana, cara membaca informasi cuaca, hingga bahaya hoaks menjadi konten edukatif yang kreatif.
Enam karya siswa tersebut diputar dalam penutupan Disaster Science Camp 2026 yang digelar Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK) di Auditorium Dr. Ir. M. Ridha, Banda Aceh, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak 28 September hingga 2 Oktober 2026 itu melibatkan 11 sekolah menengah atas dari berbagai daerah di Aceh. Selama lima hari, para peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang kebencanaan, tetapi juga pengalaman praktis untuk mengenali risiko, memahami informasi kebencanaan, dan membangun kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Kepala UPT Mitigasi Bencana USK, Prof. Dr. Muksin, S.Si., M.Si., M.Phil., mengapresiasi karya yang dihasilkan peserta. Menurutnya, kreativitas siswa dalam mengemas isu kebencanaan menunjukkan bahwa materi yang diberikan selama camp dapat dipahami dan diterjemahkan menjadi pesan yang mudah diterima masyarakat.
“Saya senang tadi melihat beberapa video yang menarik. Ada video tentang informasi bagaimana membaca informasi cuaca, ada video bagaimana cara kita membaca informasi supaya tidak terpengaruh oleh berita hoaks. Itu menyenangkan sekali,” kata Muksin. []






